Yudhi Hendro Berbagi Cerita

Karena setiap detik begitu berharga…

Rumah Betang, Rumah Adat Dayak

2 Komentar

Bila ada berwisata ke kota Pontianak, selain menikmati wisata kuliner dengan mencicipi beberapa makanan khasnya, seperti lempok durian, minuman lidah buaya, kue bingke, kerupuk ikan belida, jangan lupa untuk mengunjungi beberapa obyek wisata budaya yang menarik, seperti Tugu Khatulistiwa, Jembatan Kapuas, Istana Kadariyah dan Rumah Betang.

Rumah Betang atau disebut juga rumah panjang (Long House) merupakan rumah adat suku dayak yang letaknya berada di pusat kota Pontianak, yaitu di Jalan Sutoyo bersebelahan dengan gedung Perpustakaan Daerah atau sekitar 150 meter dari rumah dinas Gubernur Kalbar.

Berbeda dengan rumah atau bangunan modern lainnya, ciri khas bangunan rumah betang adalah hampir semua bahannya terbuat dari kayu ulin, mulai dari tiang penyangga, dinding, lantai, tangga hingga atapnya.

Selain itu, tidak seperti rumah masa kini yang pondasinya berada di bawah tanah dan lantainya terletak di permukaan tanah, rumah betang berbentuk rumah panggung yang lantai dan bangunannya ditopang oleh beberapa tiang penyangga, sehingga bila kita memasuki rumah tersebut harus menaiki anak tangga yang juga terbuat dari kayu ulin.

Ciri khas lainnya adalah rumah ini berbentuk satu bangunan memanjang yang terdiri atas beberapa kamar, sebagai contoh dalam gambar terdiri atas delapan kamar. Biasanya dalam satu bangunan yang terdiri atas beberapa kamar tersebut dihuni oleh beberapa keluarga.

Pada saat ini, rumah betang keberadaanya semakin langka dan hanya dapat dijumpai di daerah pelosok Kalbar, ataupun di daerah pedalaman Kalimantan. Rumah betang yang berada di Pontianak lebih sering dipergunakan sebagai tempat untuk penyelenggaraan acara budaya seperti naik dango atau pesta setelah memanen padi .

Oleh karena tergolong bangunan langka,  sebagai salah satu upaya untuk melestarikan ciri khas bangunan rumah betang, model dan konsep rumah betang tersebut diadopsi oleh Pemerintah Propinsi dalam membangun beberapa gedung pemerintahan, seperti  Kantor Gubernur Kalbar dan Gedung DPRD Kalbar.

About these ads

Author: Yudhi Hendro

Belajar mendengarkan dan memahami

2 thoughts on “Rumah Betang, Rumah Adat Dayak

  1. ada harga tiet msukny ga?? klo ad brp??

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 193 pengikut lainnya.