Dan Hujan pun Berhenti atas IjinMu, Ya Allah…

Jumat siang ini (20/4), kondisi cuaca di tempat kerja terlihat mendung.  Saat jam istirahat tiba, selesai mandi dan merapikan diri, saya pun bergegas berjalan kaki ke masjid yang berjarak sekitar 250 m dari rumah untuk mengikuti sholat Jumat.  Melihat langit yang mulai gelap, sebenarnya saya ingin membawa payung,  persiapan kalau hujan turun. Namun, tiga hari sebelumnya payung tersebut saya buang ke kotak sampah karena rangkanya rusak. Payung penggantinya pun sudah saya pesan, tapi baru sore ini tiba, dibawa pengurus Koperasi Karyawan (Kopkar) setelah berbelanja di Nanga Pinoh.

Setelah khotib naik ke mimbar dan menyampaikan khotbah, hujan mulai turun dan mencapai puncaknya pada saat pelaksanaan sholat.  Selesai sholat, khotib yang merangkap sebagai imam tersebut lalu membacakan doa dan hujan  masih belum reda.

Saya mulai gelisah, gimana nanti pulangnya kalau hujan begini. Pada saat nggak konsentrasi berdoa, tiba-tiba saya teringat ceramah  Wisata Hati Ustad Yusuf Mansyur di stasiun televisi jam 5 pagi tadi yang saya ikuti.

Dalam segmen tersebut, ustad yang logat Betawinya masih kental itu bilang, “Kalau ente lagi punya masalah dan ingin jalan keluar, selesai sholat jangan lupa baca La ilaha illallah wahdahu la sharika lahu, lahul-mulk wa lahul hamdu  yuhyii  wa yumiitu wa huwa ‘ala kulli shai’in qadir 10 kali “.

Ustad Yusuf Mansyur menambahkan, lebih bagus lagi diawali istighfar  dan  Allahumma Ajirni Minan Naar sebanyak 3 kali. Terakhir, membaca  Allahumma antassalam, waminkassalam, wa’ilaika ya’udussalam, fahayyana rabbana bissalam, wa’adkhilnal jannata darassalam, tabarakta rabbana wata’alaita ya dzal jalali wal ikram. Setelah untaian doa dibaca, baru minta kepada Allah apa yang kita inginkan, Insya Allah terkabul.

Tanpa pikir panjang, bacaan yang dianjurkan Ustad Yusuf Mansyur langsung saya praktekkan selesai sholat Jumat. Bacaan tadi saya ulangi lagi selesai sholat sunah ba’diyah, setelah itu saya berdoa. Saya pasrah, nggak apa-apa pulang belakangan dari masjid, yang penting berdoa dan minta kepada Allah dulu.

Dan apa yang terjadi….

Subhanallah……… Allahu Akbar ………

Pada saat saya melangkah keluar masjid, tiba-tiba hujan sedikit demi sedikit mereda hingga tiba di rumah. Saya yang tadinya khawatir pulang basah kuyup, langsung berucap Alhamdulillah dan teringat ucapan sang Ustad tadi pagi, “ Serahkan semua urusan kepada Allah, minta kepada Allah, kerjakan dulu kewajiban ente, nanti Allah yang mengatur ”.  Ya, benar, kerjakan dulu kewajiban, nanti Allah yang mengatur, termasuk mengatur berhentinya hujan di siang tadi…

Iklan

4 pemikiran pada “Dan Hujan pun Berhenti atas IjinMu, Ya Allah…

  1. ya q percaya juga am allah.. karena mendengar ucapan ust yusuf mansyur jadi q ingi sedekah q cari tuch pengemis eh g’ ktemu2… y udah q baca bacaan tuch eh pengemisx ad d dpn rmhq subhanallah..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s