Kebahagiaan Orangtua

Kemarin (31/5), saya terima SMS dari istri. Isinya mengabarkan kalau Aysha, anak kedua yang duduk di bangku kelas 5 SD, dapat nilai 100 untuk dua mata pelajaran : bahasa Inggris dan Kemuhammadiyahan. Nilai pelajaran lainnya pun rata-rata di atas 80.

Sebagai orangtua, rasa letih setelah bekerja langsung terasa hilang, begitu tahu nilai ulangan Caca, demikian dia biasa dipanggil, termasuk bagus. Beberapa hari sebelumnya, sang adik yang baru kelas 1 dan bersekolah di tempat yang sama juga mendapat nilai ulangan yang bagus.

Berbagai masalah dalam urusan pekerjaan pun jadi terasa ringan, begitu tahu prestasi belajar anak-anak termasuk lumayan.

Perasaan itu sama seperti yang saya alami dua tahun lalu, ketika mendapat kabar dari istri kalau nama anak pertama, Nadia, tercantum dalam papan pengumuman penerimaan siswa baru SMP. Walaupun diliputi ketidakpastian, karena setiap hari harus mengamati pergerakan peringkat nilai di papan pengumuman, sama seperti orang memelototi pergerakan saham di bursa efek, akhirnya pada hari terakhir, diumumkan bahwa dia diterima di sekolah yang diinginkan. Rasanya plong, begitu membaca namanya tercantum di papan pengumuman penerimaan siswa baru.

Saya bisa membayangkan, betapa bahagianya orangtua yang mengetahui anaknya lulus SMU atau Perguruan Tinggi dan mendapat predikat lulusan terbaik atau nilai tertinggi.

Saya bisa merasakan betapa bangganya orangtua Triawati Octavia, siswi SMUN 2 Kuningan yang meraih nilai tertinggi dalam Ujian Nasional (UN) tahun ini. Betapa terkejutnya guru-guru dan teman-temannya di sekolah, karena selama duduk di bangku SMU, dia tidak pernah juara kelas atau masuk dalam 3 besar.

Triawati pun tidak pernah menduga  namanya bakal mendadak terkenal, karena nilai UN-nya tertinggi se Indonesia : 58,6 atau rata-ratanya 9,77.  Rata-rata nilai UN yang mendekati sempurna : 10. Bahkan untuk mata pelajaran kimia, dia mendapat nilai 10.

Sebagai orangtua, salah satu kebahagiaan yang saya rasakan di dalam hati, adalah ketika mendengar dan mengetahui kalau anak-anak bisa terus belajar, melanjutkan sekolah di tempat yang dia inginkan dan juga berprestasi….

Terima kasih anakku…

Iklan

4 pemikiran pada “Kebahagiaan Orangtua

  1. Subhanallah, senang sekali membaca artikel/berita ini, semoga bisa menjadi anak yang bisa menjadi penolong orang tuanya baik di dunia maupun di akhirat kelak….:)

    1. Makasih.
      Kedua anak itu memang sering bersaing dan nggak mau kalah dalam urusan kemampuan akademik.
      Tugas orangtua menyampaikan agar mereka konsekuen dan berdisiplin dgn apa yang telah mereka pilih.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s