Perbatasan Kalbar – Kalteng

Dua hari yang lalu (2/6), tiga orang tamu dari Pontianak datang ke tempat kerja. Setelah menempuh perjalanan Pontianak – Nanga Tayan – Nanga Pinoh – Camp sekitar 12 jam menggunakan kendaraan gardan ganda, akhirnya pkl. 18.30 WIB tiba juga di tempat yang dituju.

Sambil ngobrol di gazebo dan menikmati teh hangat, dua orang tamu yang bertugas di bagian litbang (Research and Development) dan Persemaian (Nursery) pun bercerita, bahwa ini merupakan kunjungan pertamanya dan bermaksud untuk studi banding pembuatan kompos dari limbah kayu.

Sementara,  satu orang lagi yang juga ikut ngobrol yaitu sang driver, sudah sering bolak balik  Pontianak – Camp membawa kendaraan untuk mengantar tamu.

Terus saya cerita, sekarang kita posisinya masih berada di Kalbar, dan kalau besok mau lihat tempat pengolahan kompos, lokasinya ada di Kalteng. “Wah, kebetulan, Pak”, kata salah seorang yang bertugas di bagian Litbang. “Lho, kok kebetulan?”, saya pun kaget.

Dia bilang sudah pernah ke Kaltim, Kalsel dan sekarang di Kalbar, cuma di Kalteng saja yang belum. “Kalau besok ke Kalteng, berarti empat propinsi di Kalimantan sudah saya kunjungi ”, katanya sambil tertawa. “ Nanti di perbatasan Kalbar – Kalteng, kita berhenti dulu untuk foto-foto, Pak”, lanjutnya  mengingatkan diri saya.

Perbatasan Kalbar – Kalteng yang kami lihat esok harinya berupa pal yang dibuat dari campuran pasir dan semen berbentuk persegi panjang. Bila dilihat dari arah Provinsi Kalteng bertuliskan :

Tanda batas yang berada di tepi jalan perusahaan tersebut, juga sekaligus sebagai batas wilayah administratif Kabupaten Melawi (Kalbar) dan Kabupaten Katingan (Kalteng).

Selain terdapat pal batas yang dibuat oleh Pemerintah, di dekat lokasi tersebut juga terdapat sebuah shelter yang dibangun oleh salah satu perusahaan swasta yang bergerak di bidang kehutanan.

Shelter yang terbuat dari bahan kayu dan beratap sirap tersebut, biasanya digunakan sebagai tempat persinggahan bagi masyarakat untuk beristirahat sementara, sebelum melanjutkan perjalanan menggunakan roda dua.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s