Pelayanan Publik Cenderung Membaik

Kenapa saya tulis judul seperti di atas ? Bukankah kenyataannya saat ini justru sebaliknya? Hampir tiap hari, di media elektronik dan media cetak cenderung mengulas  ketidakpuasan atau kekecewaan masyarakat atas pelayanan publik yang diselenggarakan oleh pemerintah. Mulai dari pembuatan atau perpanjangan KTP, SIM, pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor, Pajak Bumi Bangunan dll.

Tiap orang memang punya penilaian yang berbeda tentang kualitas pelayanan publik di negara kita tercinta.  Dan setiap orang cenderung memberikan penilaian tersebut, sesuai dengan kejadian yang dia pernah alami.

Namun, saya ingin bercerita tentang pelayanan publik yang saya alami sendiri, bukan kata orang atau menurut laporan, sehingga saya berani menulis judul seperti di atas.

Cerita pelayanan publik yang pertama, adalah ketika hari Senin yang lalu (11/6) saya datang ke kantor JAMSOSTEK untuk meminta penggantian kartu, karena kartu yang lama hilang. Setelah menyerahkan berkas berupa surat kehilangan barang dari kepolisian, mengisi formulir yang disediakan JAMSOSTEK dan tanda tangan di atas meterai Rp 6.000 plus tanda tangan pimpinan perusahaan, berkas pun diproses.

Ditambah klarifikasi petugas yang menanyakan nama ibu kandung saya, tempat dan tanggal lahir saya, akhirnya saya diminta ke lantai dua untuk menghubungi petugas yang akan mencetak kartu baru tersebut.

Saya pun bergegas naik ke lantai dua dan menemui petugas yang dimaksud. Setelah menyerahkan berkas yang sudah diverifikasi dan diparaf  petugas di lantai satu, diselingi ngobrol sebentar, selembar kartu pengganti pun akhirnya saya terima. Asalkan syarat-syaratnya lengkap,  prosesnya tidak sampai 15 menit, gratis lagi. Simpel kan ?

Cerita kedua berurusan dengan pelayanan publik saya alami tadi pagi untuk memperpanjang masa berlaku KTP. Setelah pagi harinya mendapatkan selembar surat penngantar, saya pun bergegas ke kantor kelurahanl. Tampaknya petugas yang ada di kantor kelurahan cukup aktif.

Selain menanyakan menanyakan apa keperluan saya,  dia juga menjelaskan dengan sabar persyaratan apa saja yang harus dilengkapi. Ternyata, berkas yang saya bawa masih kurang,  jadi bukan hanya surat pengantar dari RT

Selain persyaratan itu,  saya juga harus mengisi formulir yang dibubuhi pasfoto, dan melampirkan salinan Kartu Keluarga (KK). Wah, salinan KK ini yang tidak  saya siapkan. Terpaksa saya harus pulang lagi ke rumah untuk mengambilnya.  Setelah kembali lagi ke kantor kelurahan dan menyerahkan berkas yang diminta, tidak sampai 10 menit, saya diberi selembar formulir yang sudah ditanda tangani dan diminta ke Kantor Kecamatan.

Syukurlah, letak kantor Kecamatan untuk pengambilan foto tersebut berada di depan kantor Kelurahan, jadi benar-benar efisien waktu. Kalau lihat posisinya, dua bangunan tersebut memang terletak dalam satu komplek, sehingga sangat membantu warga masyarakat yang sibuk dan tidak punya banyak kesempatan untuk mengurus keperluannya.

Setelah di kantor kecamatan, saya pun menyerahkan ke petugas dan diberitahukan bahwa biaya perpanjangan KTP adalah Rp 7.500. Biayanya masih lebih murah daripada 1 bungkus rokok kretek. Setelah membayar biaya tersebut, saya diminta ke ruang sebelah untuk pengambilan foto. Saya ditanya tahun kelahirannya kapan, langsung saya jawab 1971, kemudian dia menunjuk ke layar berwarna merah sebagai latar belakang. Saya baru tahu kenapa ditanya tahun kelahiran segala, rupanya ada dua warna latar belakang untuk pengambilan foto. Untuk tahun kelahiran ganjil warnanya merah, sedangkan tahun kelahiran genap warna latar belakangnya biru.

Setelah pengambilan foto close up selesai, petugas tersebut berpesan agar 1,5 jam lagi saya datang untuk mengambil KTP yang sudah jadi.

Dan memang benar, pada saat saya datang lagi 1,5 jam kemudian, saya melihat KTP yang telah dicetak dan siap untuk ditanda tangani dibagi menjadi 2 tumpuk untuk memudahkan pencarian. Satu tumpuk KTP wanita dan satu tumpuk lainnya KTP laki-laki. Selesai sudah proses perpanjangan masa berlaku KTP saya.

Itulah dua pengalaman yang saya dapatkan ketika berurusan dengan pelayanan publik. Dua-duanya serba efisien, transparan dan profesional. Pelayanan publik yang benar-benar memuaskan.

Referensi Gambar :

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s