Tulisannya Renyah, Bahasanya Mudah Dipahami

Sampai hari ini (25/10), sudah 22 narablog yang menjadi follower dan 364 orang yang mengikuti tulisan saya via email. Terima kasih sekali pembaca. Karena tanpa anda, blog ini tak berarti apa-apa. Sebagai tanda terima kasih untuk pembaca, saya hadiahkan hasil jepretan saya, foto anggrek tanah.

Blog ini umurnya masih muda banget, baru tujuh bulan. Belum genap setahun. Meski masih muda, tetap saya usahakan memberikan yang terbaik untuk pembaca. Sebab pembaca ibarat raja yang perlu dilayani sebaik-baiknya. Bentuk pelayanan yang seperti apa? Menyajikan tulisan yang menarik, ringan dan bermanfaat.

Tak hanya itu, 2 – 3 orang teman di tempat kerja juga membaca tulisan saya di blog. Teman-teman yang salah satu kesibukannya adalah update status di FB. Setiap tulisan yang saya buat,  saya tautkan ke FB. Jadi selain terbit di blog, juga otomatis menjadi update status di FB.

Judul tulisan, foto, alamat domain dan sebaris kalimat di paragraf awal langsung muncul di beranda FB, sewaktu postingan di blog saya terbitkan.

Saya pernah bilang dengan teman yang rajin buat status di FB,” Saya sekarang jarang update status di FB. Sesekali saja kasih komen atau konfirmasi teman yang minta add”. Pernyataan yang saya lontarkan sekadar untuk memancing tanggapannya.

Terus, apa jawabnya,”Update status memang jarang, tapi postingan di blog makin lancar”. Rupanya jeli juga dia mengamati .

Awal-awal dulu, saya memang aktif di FB. Update status, beri komentar, kasih cap jempol sampai buka-buka wall teman lainnya. Saya bahkan jadi anggota grup yang isinya teman-teman SMA, teman kuliah, jamaah masjid, teman kerja. Semuanya sering saya datangi dan komentari. Bahkan terkadang saya juga buat tulisan di grup.

Setelah kenal dengan dunia blogging, secara perlahan lokasi berselancar saya mulai bergeser. Dari FB ke blog, dari membuat sebaris tulisan menjadi sebaris cerita. Ada lebih banyak tantangan yang saya rasakan ketika mulai ngeblog.

Tantangan yang nggak saya dapatkan di FB. Mulai memilih disain blog, mengisi side bar, menjaring ide untuk menulis, sampai blogwalking. Ada suasana lain ketika memasuki dunia blogging. Saya ibaratkan seperti orang yang membangun rumah.

Lahan atau domainnya sudah ada, setelah itu saya pilih template atau rumah yang ada bagian-bagiannya. Ada ruang tamu, ruang keluarga, kamar tidur, dapur, kamar mandi dan ruang makan,

Setelah itu, masing-masing ruang tadi harus diisi. Ada meja kursi di ruang tamu. Televisi dan sofa di ruang keluarga. Ranjang dan lemari pakaian di kamar tidur. Suasana kreatif dan daya imajinasi itu yang saya sukai di dunia blogging dan tidak saya temukan di FB. Dan kita diberi keleluasan untuk merancang seperti apa rumah yang saya inginkan. Keleluasaan untuk menulis dan mengalirkan ide-ide ke setiap ruangan yang telah dibuat.

Cuma bedanya, memang jarang yang kasih komentar setelah saya tautkan postingan di FB. Komentar dan tanggapan tidak sebanyak di blog.  Wajar juga sih, pengguna FB ‘kan terbiasa membaca status yang kalimatnya pendek-pendek. Setelah itu, beri komentar atau cuma like. Hanya orang-orang tertentu yang betah membaca cerita postingan, setelah itu berkomentar.

Sementara kalau kita masuk di blog, secara nggak langsung kita sedikit dipaksa untuk membaca tulisan yg menurut kita menarik. Nah, tulisan yang membuat pembaca tertarik itu seperti apa, sih?

Waktu saya tanya salah satu teman yang sering baca postingan saya, dia bilang,” Saya suka baca tulisan Bapak, karena bahasanya mudah dipahami”. Teman lainnya berkomentar,”Tulisannya renyah, Pak”.

Renyah? Memangnya tulisan saya ini seperti rempeyek yang enak dimakan.

Salam

17 pemikiran pada “Tulisannya Renyah, Bahasanya Mudah Dipahami

  1. renyah memang kayak rempeyek , kriuk kriuk yang makan jadi ketagihan nggak bis aberhenti kalau nggak habis *penggemar rempeyek*😀

    saya malah belum punya akun FB

    1. Wah, baru tahu saya. Rupanya mbak Ely penggemar setia rempeyek juga. Ingin rempeyek yg biasa atau yg spesial, mbak?. Nanti saya buatkan khusus,lho.

      Btw, belum punya akun FB, ah yg benar, mbak?

  2. Asslaamu’alaikum wr.wb, mas Yudhi…

    Dalam kesempatan yang ada (sibuk) hari ini, saya dengan hati yang tulus ikhlas ingin mengucapkan SELAMAT HARI RAYA IEDUL ADHA 1433H.

    Semoga takbir yang bergema membawa seribu keberkatan bersama-sama erti pengorbanan sebenar.

    MAAF ZAHIR DAN BATIN.

    Salam Iedul Adha dari Sarikei, Sarawak.

    1. Wa ‘alaikum salam Bunda Siti.

      Suara takbir terdengar dari kejauhan, memanggil insan untuk mengagungkan Allah SWT.

      Tak lupa,saya juga mengucapkan “Selamat Hari Raya idul Adha 1433 H”

      Mohon dimaafkan atas segala kesalahan yang ada.

      Salam dari tengah hutan

  3. Saya tidak punya akun FB. Bagi saya blog sudah mencukupi untuk saya berkarya dan bersenang-senang dengannya.

    Mudahan apa yang kita tulis dalam apa juga kongsian akan bermanfaat untuk kemahiran menulis kita. Selain itu, dunia blog lebih mencabar dan menceriakan.

    Teruskan berkarya, mas Yudhi Tulisan anda banyak menginspirasikan.
    Foto anggeriknya sangat menarik dan indah bunganya.
    Terima kasih untuk sajian mata itu.😀

    1. Oh, iya Bunda. Kalau begitu kita sering bertemu dan ngobrol di blog saja.

      Kalau saya, sebelum kenal dunia blog, awalnya sering FB-an.

      Setelah mengenal dan belajar blog, saya langsung jatuh cinta, karena media ini lebih dapat mengekspresikan apa yg ada dalam pikiran dan perasaan saya.

      Syukur, kalau apa yang saya tulis bisa bermanfaat bagi semua pembaca.

      Oh iya, bunga anggrek tanah itu saya foto waktu jalan-jalan ke hutan.

      Terima kasih juga atas sokongannya, Bunda

  4. Assalamu’allaikum Pak Yudhi
    saya baru pertama kali ini baca blognya…

    trnyata sesuai dengan judulnya…
    spertinya saya harus blajar banyak dari bapak he he he

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s