Jelajah Alam Borneo

DSC09102

Akhirnya, sebagian rombongan off road Land Rover Club Indonesia (LRCI) yang ditunggu-tunggu tiba di base camp hari Selasa (4/12) malam. Masa penantian sejak 21 Nopember pun berakhir sudah.

Menurut jadwal yang dibuat, seharusnya rombongan penggemar Land Rover yang punya hobi menjelajah daerah pedalaman sambil melakukan bakti sosial tersebut tiba 20 Nopember yang lalu.

Rupanya, rombongan Jelajah Alam Borneo 8 itu terjebak di sekitar desa Tumbang Salaman, kecamatan Katingan Hulu, Kabupaten Katingan. Baru separuh perjalanan dari rute yang harus ditempuh dari Banjarmasin – Palangkaraya – Pontianak.

Delapan kendaraan off road yang parkir di depan kantor pun jadi bahan tontonan beberapa karyawan. Karena hari sudah malam, sebelum mandi dan beristirahat, para off roader dengan celana yang masih basah dan terkena lumpur langsung dipersilakan menikmati makan malam.

Sebagian lagi terlihat mengeluarkan gadget begitu melihat ada tanda-tanda kehidupan dan jaringan sinyal. Bukannya makan terlebih dahulu, malahan asyik menelepon atau mengetikkan pesan.

Bisa dimaklumi jika mereka seperti itu. Setengah hari nggak ada sinyal handphone saja karena komponen mini tower ada yang rusak sudah bikin gelisah, apalagi sampai dua minggu.

Setelah bermalam di base camp, keesokan harinya sebagian peserta off roader menjemput 11 kendaraan lainnya yang masih berjuang menembus ujung jalan perusahaan.

Bisa dibayangkan, gimana kondisi fisik dan mental mereka selama 14 hari berusaha keras lolos dari kondisi alam di pedalaman Kalimantan. Satu hari hanya bisa menempuh perjalanan sejauh 1 – 2 km. Begitu banyak sungai yang harus dilewati. Sungai yang sepintas terlihat tidak lebar, namun setelah dilewati ternyata dalam dan kendaraan pun terperosok.

DSC09101

“Sebenarnya medannya kurang lebih sama dengan tempat lain yang pernah kami lewati. Cuma karena kesalahan informasi yang diberikan tim survey kami, perjalanan menjadi jauh lebih lama dari rencana”, kata salah seorang anggota.

Kenapa waktu di perjalanan bisa meleset jauh dari rencana? Kalau cuma selisih 3 – 4 hari masih wajar, tapi ini sampai dua minggu lamanya. Baru diketahui, tim survey yang melakukan orientasi ternyata menyusuri rute sungai menggunakan klotok, bukan melintasi jalan off road yang akan dilewati peserta.

Pantas saja, rutenya memang sama, namun lokasi yang disurvei dengan yang dilewati berbeda. Surveinya lewat sungai, sementara kegiatan jelajah alamnya lewat jalan darat. Aampuun deh.

Salah seorang peserta bercerita, karena persediaan perbekalan yang semakin menipis, mereka terpaksa makan daun ubi dan tanaman jagung  plus minum air hujan.

Tapi, hari Rabu (5/12) malam, semua peserta sudah dapat merasakan kembali kehidupan normal di base camp. Makan nasi dengan lauk sayur, bakso dan kerupuk. Bisa menelepon ke teman dan keluarga yang berhari-hari cemas menunggu kedatangan mereka.

Dan malam itu juga, pimpinan off roader mengumumkan kalau jam 9 malam perjalanan akan dilanjutkan lagi menuju Pontianak dengan waktu tempuh 12 jam. Jadi masih ada waktu 2 jam untuk persiapan. Rombongan harus berangkat agar tidak tertinggal kapal yang akan mengangkut kendaraan mereka pada hari Jumat dari Pontianak ke Jakarta.

Perjalanan mereka memang meleset jauh dari yang direncanakan. Namun, ada dua hal yang menjadi pelajaran bagi kita.

Pertama, rasa solidaritas dan kebersamaan sesama off roader untuk tetap bertahan dan berusaha keluar dari permasalahan.

Kedua, pentingnya rencana dan informasi yang detil dan akurat sebelum memulai perjalanan. Dan jangan lupa, di lapangan harus fleksibel. Perlu alternatif atau pilihan lain bila mengalami kondisi dan situasi yang tidak pernah terpikirkan sebelumya.

Selamat Jalan Kawan.

6 pemikiran pada “Jelajah Alam Borneo

  1. HariPras

    apa kabar pak Yudi, terimakasih atas penerimaan kami salama di base camp 35. makanannya enak-enak hehehehe….. salam buat mas Agus, pak Agus dan lainnya.

    Harset B146 LRCI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s