Cukup Jalan Kaki ke Tempat Kerja

IMG00209-20120322-1236

Apa perbedaan bekerja di tengah hutan dengan di kota? Kalau kerja di tengah hutan seperti saya, tiap hari berangkatdan pulang kerja cukup berjalan kaki. Hanya perlu waktu 5 – 10 menit dari mess ke kantor. Tapi jalannya menanjak. Kalau nggak terbiasa jalan kaki, napas bisa ngos-ngosan. Nggak perlu pakai kendaraan pribadi atau jemputan dari perusahaan. Kendaraan diperlukan kalau ada tugas ke lapangan.

Kalau di kota, sewaktu berangkat kerja dari rumah ke kantor, biasanya yang terdengar  suara bermacam kendaraan. Apalagi kalau lagi kena macet di jalan. Suara klakson saling bersahutan seperti nggak ada  yang mau mengalah.

Nah, kalau di hutan, suara owa-owa pagi-pagi sudah terdengar melengking mengiringi ayunan langkah kaki ke tempat kerja. Owa-owa, sejenis primata yang bulunya abu-abu kehitaman. Lengkingan suaranya, menurut ahli satwa langka adalah penanda bagi owa-owa lain agar tidak menjamah teritorinya.

Satu lagi yang nggak kalah penting, kalau kerja di tengah hutan so pasti menghirup udara segar yang baik buat kesehatan. Bekerja di tengah hutan tropis yang disebut orang luar negeri  sebagai paru-paru dunia, memang berkelimpahan udara segar.

Bagi yang bekerja di kota besar, udara segar adalah sebuah kemewahan yang makin sulit diperoleh. Hampir setiap hari tanpa disadari, para pekerja terpapar polusi dari asap kendaraan atau industri yang merugikan kesehatan.

Oleh karena itu, nggak heran kalau di musim liburan, banyak orang yang bekerja di kota memilih obyek wisata alam, seperti laut atau pegunungan yang sejuk dan berhawa segar.

Beda dengan yang bekerja di tengah hutan, kalau liburan justru pergi ke kota, mencari tempat keramaian dan menghindari obyek wisata alam. Sehari-hari sudah kerja di hutan, kok liburannya lihat hutan lagi🙂.

26 pemikiran pada “Cukup Jalan Kaki ke Tempat Kerja

    1. Apa kabar Mas Alip? Alhamdulillah, terima kasih sudah mampir ke blog saya. Baca tulisan di atas hitung2 nostalgia ya🙂.
      Insya Allah langsung berkunjung ke blognya Mas Alip.

  1. ya masak “orang hutang” liburan di “hutan” ? xixixi…
    becanda lho… klo saya mah tengah2 sekarang. gak hutan gak kota. suburb.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s