Penyamaran sang Pedagang Di Bandara Soetta

Image

Tulisan ini pernah saya posting di kompasiana.com tanggal 17 Desember 2012 yang lalu. Alhamdulillah, cerita pengalaman di bandara Soetta ini oleh admin dikategorikan sebagai HL (headline).

Nggak ada salahnya, saya juga ingin membagikan cerita ini ke rekan-rekan blogger. Begini ceritanya :

Kejadian ini saya alami empat hari lalu (12/12) pada saat transit di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) dalam perjalanan pulang dari Palangkaraya-Pontianak. Selesai mengikuti acara di Palangkaraya yang baru berakhir pukul 13.00, saya dan tiga rekan kerja langsung tancap gas ke bandara Tjilik Riwut, mengejar pesawat Lion yang akan terbang ke Jakarta. Waktu yang sempit membuat kami berempat tak sempat makan siang dan hanya meneguk secangkir kopi dan jahe hangat.

Pukul 14.00, pesawat yang saya tumpangi lepas landas dan mendarat di bandara Soetta pukul 15.30. Sambil menunggu keberangkatan pesawat ke Pontianak pukul 18.00, kami berempat keluar dari ruang check in dan mencari restoran.

Akhirnya, setelah berjalan menyusuri koridor tempat kedatangan dan keberangkatan penumpang, kami memilih salah satu restoran berlantai dua. Kami berempat langsung menuju lantai dua dan memilih tempat duduk di pojok di dekat tangga menuju lantai dua, memesan makanan serta minuman. Suasana di lantai dua waktu itu cukup ramai, hampir semua kursi yang tersedia penuh.

Pada saat kami ngobrol sambil menunggu hidangan, tiba-tiba masuklah seorang pria berpenampilan rapi, mengenakan kemeja dan bersepatu serta membawa sebuah tas. Awalnya, saya mengira dia adalah penumpang pesawat yang juga hendak makan.

Ternyata dugaan saya keliru. Sambil berdiri, dia kemudian membuka tasnya dan mengambil beberapa botol parfum. Sambil berjalan dari meja ke meja, dia mencoba menawarkan barang dagangannya kepada para penumpang yang berada di restoran. Setelah selesai, dia memasukkan kembali dagangannya ke dalam tas dan turun ke lantai bawah🙂.

Belum selesai kekagetan saya, tak lama muncul lagi seorang pria sambil menawarkan beberapa buah jam tangan kepada para penumpang termasuk kami berempat🙂. Namun tak satu pun dari kami yang tertarik untuk membeli barang-barang tersebut.

Sungguh menarik dan di luar dugaan saya, trik dan kiat para pedagang di bandara Soetta menawarkan dagangannya. 

6 pemikiran pada “Penyamaran sang Pedagang Di Bandara Soetta

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s