Jokowi dan Akun Facebook

044317_jokowi

Siapa sih sekarang ini tak kenal Jokowi? Gubernur DKI yang fenomenal dengan gaya kerjanya yang blusukan dan sering terjun langsung ke lapangan. Profil pemimpin daerah yang sering membuat berbagai terobosan dalam melayani masyarakat dan menyelesaikan permasalahan.

Kesan birokrasi yang rumit dan berbelit-belit, sepertinya mulai pudar dengan gaya bekerjanya lebih banyak bertemu langsung dengan masyarakat, berdialog dan tidak hanya menunggu laporan bawahan.

Siapa menyangka, dirinya akan melantik walikota dan wakil walikota Jakarta Timur di tempat terbuka, di tengah pemukiman masyarakat yang padat dan bukan di gedung balaikota. Jokowi menginginkan supaya pejabat yang baru, bisa melihat permasalahan di wilayahnya dan merasakan apa yang dialami masyarakat.

Di waktu lainnya, dia terjun langsung mengecek gorong-gorong di kawasan Thamrin – Sudirman dan terkejut setelah melihat lebarnya cuma 60 cm. Bayangan dia, yang namanya gorong-gorong itu besar dan lebarnya 1 – 1,5 m, apalagi di jalan protokol.

Dan terobosan Jokowi yang terbaru adalah pada saat hari Jumat lalu (28/12), ketika meminta para lurah, camat walikota dan pejabat dinas di Pemprop DKI agar punya akun facebook dan twitter.
“Buka Twitter atau Facebook, terus lihat apa yang diminta masyarakat,” kata Jokowi dengan nada serius pada Jumat, 28 Desember 2012.

Seperti diberitakan Tempo Co dalam Yahoo Indonesia News, permintaan Jokowi tersebut bertujuan agar aparat pemerintah segera merespon keluhan dan kekesalan warganya yang diupdate di facebook maupun twitter. Jangan sampai setelah ditayangkan media massa, baru terlihat sibuk bagaimana mengatasi.

Sebuah terobosan yang cerdas dalam mendeteksi masalah-masalah terbaru yang muncul. Kecerdasan dalam memanfaatkan media sosial untuk menunjang kerja birokrasi dan aparat pemerintah, tanpa dibatasi oleh waktu dan tempat.

Dari update status warga, akan diketahui apa saja permasalahan yang muncul dan segera bertindak untuk menyelesaikannya. Mau nggak mau, aparat juga dipaksa untuk paham apa masalah di wilayahnya dan mencari solusi untuk mengatasinya.

Tak hanya itu, Jokowi juga ingin jajaran di bawahnya tidak gagap lagi dengan perkembangan teknologi komunikasi dan informasi. Harus mau belajar perkembangan teknologi terbaru dan menggunakannya untuk kelancaran kerja dalam melayani masyarakat.

Masa kerja Jokowi – Ahok memang belum setahun. Cukup berat untuk menghadapi berbagai masalah yang kompleks di ibukota negara. Mulai urusan banjir, kemacetan, transportasi publik hingga pemukiman kumuh.

Namun berbagai tindakan nyata di lapangan, setidaknya menerbitkan harapan masyarakat. Bahwa mereka masih punya pemimpin yang mau mendengar keluh kesah dan bersungguh – sungguh melayani warganya.

Sumber foto :

Detik foto

4 pemikiran pada “Jokowi dan Akun Facebook

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s