Pindah Bis

Bis Mogok

Baru pertama kali ini saya alami, dua bis DAMRI yang berjalan beriringan bisa sama-sama mogok. Kejadiannya tanggal 9 Januari yang lalu sekitar jam 4 sore, dalam perjalanan dari Sosok ke Pontianak. Selesai makan siang di rumah makan Kota Reog, sekitar 40 menit kemudian bis rute Pinoh – Pontianak yang kami tumpangi mogok.

Mesin bis tiba-tiba mati dan langsung berhenti mendadak hampir di tengah jalan. Bis yang penuh dengan penumpang itu tak sempat lagi menepi dan berulang kali tak juga mau distart. Setelah dicek oleh sopir, rupanya bis tersebut masuk angin. Bukan cuma orang saja yang bisa masuk angin. Ternyata kalau terlambat mengisi solar, bus pun bisa masuk angin.

Walaupun ikut bis yang mogok, masih saja tetap merasa beruntung. Kenapa? Untung ada bis antar negarayang melewat. Ada bis DAMRI dari Kuching Malaysia yang akan ke Pontianak juga, sempat berhenti di depan bis yang mogok.

Supirnya terlihat bicara serius dengan supir bis yang mogok. Nggak sampai lima belas menit, ada aba-aba kami disuruh pindah ke bis antar negara tersebut. Solidaritas sesama bis BUMN tampaknya.

Penumpang di bis antar negara tidak sepenuh bis yang mogok, jadi saya masih kebagian kursi nomor tiga dari depan. Ternyata kabin di bis antar negara lebih nyaman daripada bis antar kota. Kondisi bisnya lebih baru, AC-nya lebih sejuk, full music lagi.

Baru 10 menit berjalan melewati pertigaan jalan ke Tayan, ternyata di depan ada juga bis Damri yang mogok. Bis dari Sintang yang berangkat duluan dari rumah makan tadi, terlihat berhenti di tepi jalan dengan semua penumpang berada di bagian belakang bis. Ada yang duduk-duduk sambil memegang tas, ada juga yang berdiri sambil menunggu ada kendaraan yang bisa ditumpangi.

Bis yang kami tumpangi pun berhenti sejenak. Semua kursi di dalam bis sudah penuh, termasuk di bagian belakang dekat toilet. Meski demikian, sopir masih menawarkan ke penumpang bis yang mogok kalau ada yang mau ikut boleh saja, asal duduk di lantai.

Ada satu penumpang anak muda yang langsung menerima tawaran itu dan duduk di lantai depan dekat sopir. Mungkin pikirnya, daripada saya menunggu kendaraan lain yang belum pasti, lebih baik saya ikut walau duduk di lantai. Padahal masih sekitar dua setengah jam lagi perjalanan ke Pontianak.

Satu hal yang membuat saya sedih. Seorang ibu dengan anak perempuannya yang berumur sekitar 4-5 tahun, terlihat berdiri di depan pintu dan berharap bisa juga ikut ke bis yang kami tumpangi. Namun harapan itu pupus, karena tak ada lagi tempat duduk kosong yang tersisa. Dan bis pun perlahan melanjutkan perjalanan, melewati jalan menurun di kala senja mulai beranjak datang.

10 pemikiran pada “Pindah Bis

  1. Senang ya mas kalau ada solidaritas tinggi begitu, kasihan ibu dgn anak kecilnya itu ya
    itu mogoknya krn mesinnya rusak ya mas ? nggak kebayang kalau malam hari terjadinya

    1. Sesama bis antarkota biasanya begitu, mbak. Ada rasa solidaritas kalau salah satunya rusak atau mogok.Bis yg saya tumpangi itu mogok karena mesinnya kemasukan angin/udara

      Ibu dan anak kecil yg menunggu kendaraan itu masih saja terbayang-bayang selama saya di perjalanan.

      Kalau kejadiannya malam hari dan di tempat sepi, kebanyakan penumpang biasanya tetap tinggal di dalam bis. Tunggu selesai diperbaiki atau datangnya bis pengganti.🙂

      1. bener mas, saa ajg pernah naik bisa dr Sby ke kampung saya, di tengah jalan dititipi penumpang dr bis lain , memang solidaritas mereka tinggi ya

  2. Koruptor kecil2an. Sopir saya kalo sampai ketahuan mobilnya mogok karena kehabisan solar tanpa sebab (mis: selang solar bocor) saya sidang didepan karyawan yang lain. Biar malu! Dan ternyata ini mujarap untuk menghindari pencurian solar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s