Selamat Ulang Tahun, Sayang

hadiah ultah

Suara adzan subuh membangunkan saya pagi ini. Spontan saklar lampu kamar di atas tempat tidur saya nyalakan. Black Berry yang tadi malam saya bawa ke tempat tidur, pagi-pagi sudah mengingatkan kalau hari ini (17/1) adalah ulang tahun istri.

Selesai sholat dan mengaji satu halaman, cepat-cepat saya telepon. Ingin rasanya menjadi orang pertama yang mengucapkan selamat ulang tahun bagi istri tercinta. Jangan sampai malah keduluan dengan anak-anak, ibu mertua atau ibunya. 🙂

Keinginan itu tercapai juga. Sekitar jam 5 pagi, ucapan selamat ulang tahun saya sampaikan. Sambil mendoakan mudah-mudahan panjang umur, diberikan rezeki yang banyak dan sehat wal afiat. Aamiin

Ucapan selamat di pagi hari itu, ternyata mengejutkan istri. Surprise sekali, karena dia lupa kalau hari ini adalah hari ulang tahunnya. “Makasih, atas doanya Mas,” ujarnya. Lupa dengan hari kelahirannya? Wah, mungkin karena terlalu sibuk mengurusi anak-anak dan urusan rumah tangga lainnya, sampai nggak ingat dengan hari ulang tahunnya sendiri.

Meski sekadar ucapan selamat ulang tahun, namun terasa seperti hadiah yang sangat indah dan berarti bagi istri. Itu yang saya rasakan waktu menyampaikannya. Seandainya saya pada posisi seperti istri, tentunya bahagia sekali ada orang lain yang pagi-pagi meluangkan waktu memberi perhatian, meski hanya sebaris ucapan selamat ulang tahun.

Pikiran saya waktu itu sederhana saja. Kalau untuk teman di dunia nyata dan di dunia maya saja masih sempat mengucapkan selamat ulang tahun atau ucapan yang lainnya, masa untuk istri sendiri nggak disempatkan.

Selamat ulang tahun, Sayang.

Sumber gambar :

jakartacity.olx.co.id

Iklan

10 pemikiran pada “Selamat Ulang Tahun, Sayang

  1. Ely Meyer

    Wah … bahagia sekali pasti istrinya hari ini ya mas, titip selamat ulang tahun buat beliau wih her all the best !

    seharusnya memang begitu ya mas, ngak lupa sama ultah orang orang tercinta di rumah

  2. lha berarti LDR sekarang? aku pikir ikut nemani bertugas.
    tadi pas baca judulnya, ngira yg ultah kemungkinan si kecil…. sambil mbatin kenapa bukan image kue yg ada lilin ? e’e ternyata sang permaisuri tho. siip setuju banget ama mawar tanda kasih sayang.
    ikut ngucapin selamat ultah buat sang istri, moga tambah sabar, dan makin giat ibadahnya

    1. Makasih ucapannya mbak. Yang lagi ultah memang istri tercinta. Sebagai bentuk perhatian untuknya, saya sempatkan kasih ucapan dan bikin posting di blog. 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s