Penulis Tamu

Awalnya masih bingung dengan istilah penulis tamu. Setelah cari-cari info, ooo.. itu maksudnya kita menulis untuk blog orang lain. Atau kita bikin postingan yang akan diterbitkan di blog milik blogger lainnya.

Ini yang aku alami dan yang pertama kali menjadi penulis tamu. Kesempatan itu datang setelah jalan-jalan ke blognya Dunia Ely, punya Mbak Ely Meyer. Blog yang sekali posting komennya pasti ramai, bisa puluhan bahkan ratusan komen yang muncul. Di blog itu ada tawaran untuk jadi penulis tamu. Kelihatannya menarik dan nggak ada salahnya mencoba.

Waktu diberitahu kalau tulisanku akan diterbitkan 27 Pebruari jam 13.05 WIB, aku catat benar-benar tanggal dan jamnya di white board dan kalender meja. Takut kalau-kalau sampai lupa nggak online pas saat itu.

Nggak sabar rasanya menanti tulisan itu diterbitkan. Lebih nggak sabar lagi menunggu komen yang masuk. Memang mbak Ely sendiri nggak maksain aku harus online pas jam itu. Dia setuju kalau aku online jam 15.05 WIB.

Cuma rasa penasaran itu nggak bisa kelamaan nunggu. Jam 14.07 WIB, aku coba masuk ke blog dunia Ely dan lihat komen yang masuk. Ternyata, sudah ada enam buah komen. Langsung aku balas satu persatu, supaya yang kasih komen juga nggak merasa dicuekin. Yang kedua, kalau itu komen dibiarkan, lama-lama makin banyak. Bisa kewalahan aku membalasnya.

Dan ternyata betul, sampai sekitar jam 17.00, hampir tiga jam aku nggak lepas dari monitor komen yang masuk. Tetap berjaga-jaga di depan laptop. Keluar ruangan cuma sebentar untuk ke kamar kecil.

Sampai-sampai ada juga yang akhirnya berbalas komen sampai panjang sekali komennya. Kalau dirangking ada tiga blogger yang awalnya sekadar komen, akhirnya jadi chatting. Yang pertama Dyas, kedua Mitha dan ketiga Masya.

Yang bikin surprise, kok bisa-bisanya aku meladeni mereka chatting, padahal kalau ditinjau dari sisi umur, mereka jauh lebih muda dari aku. Taksiranku, umur mereka mungkin antara 20-25 tahun, separuh umurku.

Kalau ngobrol dengan yang seumuran kemudian nyambung itu sih biasa, ngobrol dengan yang profesinya sama itu nggak aneh. Tapi dengan mereka, wow… rasanya jadi seperti muda lagi.

Setelah istirahat untuk mandi, sholat dan makan, proses monitoring komen tetap jalan, mulai dari jam 20.00 sampai tengah malam. Demi kenyamanan dan kepuasan pembaca, sekali-kali nggak apa-apalah begadang di tengah malam.

Kata Rhoma Irama, yang nggak boleh itu kan kalau begadang tapi tiada artinya. Lha ini, begadangnya ‘kan demi blogger yang udah baca dan kasih komen.

Sampai-sampai, sambil menunggu komen lagi yang masuk, sempat juga bikin postingan “ Resign”.

Akhirnya, jam 00.30 WIB, mata udah nggak bisa lagi diajak kompromi. Memang waktunya untuk istirahat. Yang jelas nggak menyangka benar bisa sebanyak itu komennya.

Buat mbak Ely, makasih ya, sudah kasih kesempatan untuk jadi Penulis Tamu. Benar-benar kejutan semuanya. Komennya, chattingnya, teman-teman bloggernya. Meski terkadang kewalahan membalasnya, namun semuanya menyenangkan dan mengasyikkan.

24 pemikiran pada “Penulis Tamu

  1. Wah … dibikin postingan ya , makasih byk🙂

    sama sama, terima kasih juga sudah menulis di blogku
    senang sekali andai ada tulisan lain darimu hadir di blogku bro🙂

  2. saya juga sempet bingung gimana tuh jadi penulis tamu. nanya2 tetep belum terjawab dengan jelas. emang ada fitur resmi dari wp atau sekedar deal sec pribadi ama si punya rumah kah?
    mbak ely emang kereeen abiz, fansnya banyak. menulis disitu akan membawa kita ke komunitas yg lebih banyak. emang ada batasan topik tertentu kah? malu nih klo nanyanya ke mbak elly.

    1. kalau tertarik, masuk aja ke blog mbak Ely. klik di sisi kanan yg ada tulisan anda berminat jadi penulis tamu?
      nah, di menu itu akan dijelaskan dgn rinci apa saja syaratnya dan temanya, mbak. tulisannya dikirim via email. demikian juga untuk komunikasi selanjutnya

      1. iya kmaren udah kesono juga, tapi koq malah gak nemu ide apa yg bisa ditulis yah? habisnya semua tulisaku ttg aku sih, jadi bingung sendiri.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s