Gadget Penyebab Insomnia ?

Di mana anda meletakkan gadget ketika sedang tidur? Ikut dibawa ke ranjang atau diletakkan di luar kamar tidur?

Karena asyiknya menggunakan gadget, terkadang kita sampai membawanya ke kamar tidur. Sambil berbaring,  kita nikmati aktivitas membaca berita, update status, browsing, cek email atau mendengarkan lagu.

Baru bangun tidur, nggak heran lagi kalau barang yang pertama kali dicari adalah gadget. Cek email masuk atau lihat update status di media sosial. Keberadaan gadget saat ini tampaknya tak bisa jauh-jauh dari diri kita. Di tempat kerja, sekolah, tempat belanja, tempat wisata, hingga di rumah, perangkat tersebut sepertinya tak bisa lepas dari kehidupan kita.

Namun juga perlu diketahui, membawa gadget hingga ke ranjang atau kamar tidur bisa menyebabkan gangguan tidur atau insomnia. Kenapa bisa begitu? Jawaban itu akhirnya saya temukan saat saya googling dan menemukan artikel dalam situs Web MD. Sebuah situs yang berisi seputar informasi kesehatan.

Menurut WebMD, dalam kondisi menyala, gadget dan perangkat elektronik lainnya seperti televisi, komputer, PDA atau ponsel menghasilkan gelombang sinar biru yang dapat mengganggu proses tidur kita. Karena pada saat gadget tidak dimatikan, gelombang itu merangsang otak kita untuk terus bekerja.

Saya sendiri pernah mengalami hal seperti itu. Susah tidur nyenyak ketika gadget terbawa ke tempat tidur. Ceritanya sambil berbaring, fitur musik dalam gadget saya putar.

Maksud hati supaya badan dan pikiran terasa rileks setelah bekerja. Hal tersebut memang terasa pada awalnya, perasaan dan pikiran lebih tenang.

Dua-tiga lagu masih sempat saya nikmati hingga akhirnya tertidur tanpa sempat mematikan musik tersebut. Namun, di tengah malam tiba-tiba terbangun dan baru menyadari kalau lagu-lagu tersebut masih terus berbunyi. Langsung saya matikan musiknya dan tidur kembali. Gadget pun masih berada pada posisi semula, di samping kepala saya dengan posisi masih hidup.

Paginya, badan terasa berat untuk bangun dan perasaan rileks itu hilang. Yang ada malah rasa letih seperti baru berolahraga. Heran khan? Baru saja tidur dan istirahat kok masih terasa letih.

Alih-alih beristirahat, sel-sel otak kita justru terus-menerus dipaksa untuk beraktivitas selama gadget tersebut masih pada posisi on. Ini yang menyebabkan proses tidur tidak bisa nyenyak, meski waktu jam tidurnya cukup. Pada saat bangun, bukan kondisi badan dan pikiran segar yang diperoleh, tapi justru perasaan letih dan masih merasa kurang tidur.

Tips yang disarankan untuk menghindari hal tersebut, adalah mematikan gadget atau perangkat elektronik lainnnya satu jam sebelum tidur.

Pernah mengalami hal seperti itu?

22 pemikiran pada “Gadget Penyebab Insomnia ?

    1. kalau nggak punya HP , gadget dll, Insya Allah hal spt itu nggak akan terjadi mas, jadi bebas merdeka nggak ada yg ganggu dan nggak diatur atur hidupku oleh benda benda itu.

      Msh ingat jaman saat belum ada HP dsb mas ? pasti juga nggak akan ada pertanyaan seperti yg kamu ajukan😛

      1. Iya sih, masing-masing orang punya pendapat yg berbeda tentang gadget. Gimana pun gadget kan cuma alat, penggunaannya tergantung si pemakai. Apakah dia yg mengendalikan barang itu atau justru sebaliknya.🙂

      2. Kalau aku dan suami memang sehati mas dlm hal ini jadi memang kami belum pernah punya HP krn merasa belum perlu dan Alhamdulilah sampai skrg oke oke saja mungkin nanti kl benar benar merasa butuh jg akan mikir 1000 kali baru beli😛

        iya mas, semua tergantung sama orgnya masing masing, syah syah saja, andai mau punya segala macam gadget, bgt juga sebaliknya jika ada yg belum merasa perlu seperti kami ini, mungkin byk yg mikir ndeso ya, jaman kayak genee nggak punya ini itu,😛 .. padahal mikirnya itu kebebasan no 1 :Dtahu

      3. ya, mbak. tiap orang punya keperluan yang berbeda. kalau menurut saya sih, bukan masalah ndeso atau tidak, namun lebih pada sisi manfaatnya. bagi mbak El dan suami, gadget tampaknya belum memberikan banyak manfaat dan malah justru sebaliknya, bikin mudharat karena mengganggu kebebasan dan privasi.

        namun bagi orang yang lebih banyak merasakan manfaatnya, dia tetap perlu punya. aku sendiri lebih banyak mendapat manfaat setelah punya gadget. minimal email-email yg penting bisa langsung dibalas atau diteruskan tanpa harus buka laptop. lebih efisien dan menghemat waktu. Semua kembali pada sudut pandang dan keperluan masing-masing orang🙂

  1. saya sih sering juga gitu… tapi menurut saya bukan cuman dari efek radiasi itu saja, tapi klo tuh gadget sampe kebawa tidur berarti pikiran kita memang tidak ‘siap’ dan tidak ‘berniat’ tidur. jadi wajar kebawa tidur, seakan2 tetep kerja tuh otak. walhasil besok terbangun kayak berasa nggak tidur. ini berlaku klo lagi ngerjain pe er trus ketiduran. kayak kerja semalam suntuk deh.
    pernah baca artikel, tidur yg berkwalitas tuh minim 30 mnt sesudah ‘bebas’ dari aktivitas, misal baca, berkomputer atau apa aja. jadi ada waktu buat otak untuk bersantai.

  2. Klo saya seringnya tidur nyanding buku, alis baca buku sampai tertidur dan bablas sampai pagi. Kalau pas baca buku cerita kadang sampai termimpi-mimpi lho kalau belum tuntas bacanya. Jadi kayaknya buku juga ada efek buruknya nih buat kualitas tidur🙂

  3. sering mendengar sih soal radiasi dan efek ke tidur ini. tapi sampai sekarang, tidur tetap dekat gadget. hehehe.
    kalau saya pikir sih, itu memang salah satu tidak nyenyaknya tidur seperti yang mas bilang, tapi ya ada faktor lain juga sih. seperti misalnya hari itu sebenarnya masih ada pekerjaan belum beres, jadi kepikiran sampai kebawa tidur dan akhirnya mimpi tentang kerjaan itu juga.
    kalau saya sih sebelum tidur intinya lakukan hal yang saya sukai. lepas dari pekerjaan dan lainnya. bisa denger musik, baca buku, atau browsing dulu.

    1. wah, kayaknya mas Bro ini nggak bisa jauh-jauh dari gadget, deh. sebelum tidur gadget ada di samping, habis bangun tidur, jangan2 yg dicari malah gadgetnya duluan.
      pantas kalau kasih komen cepat nian… yg posting pun juga ikut senang 🙂

      1. hahahaha. gak kok mas.
        kalau pagi itu khusus kok. khusus utk alarm doang. hehehehe.
        malam sih lebih buat denger musik doang.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s