Kaset Lagu-Lagu, Riwayatmu Kini

IMG00963-20130427-0528

Tak pernah terbayangkan, kalau untuk mendengarkan musik atau lagu, sekarang ini nggak perlu lagi repot-repot bawa kaset. Cukup bawa ponsel yang punya fungsi pemutar mp3 plus headset, tinggal putar dan dengarkan.

Beda dengan dulu, waktu lagu-lagu itu belum dibuat dalam format mp3 atau mp4. Masih berupa pita kaset yang untuk memutarnya harus punya radio tape, tape deck, mini compo atau walkman kalau ingin dengarkan lagu sambil jalan-jalan.

Satu kaset biasanya berisi 10 – 20 lagu. Waktu itu harga satu kaset sekitar 10 – 15 ribu rupiah. Untuk kaset lagu-lagu barat, harganya lebih mahal lagi, bisa 20 – 30 ribu. Di dalam kaset ada yang namanya side A dan side B.

Jadi kalau lagu di side A habis diputar, kaset harus dibalik dulu untuk bisa dengarkan lagu di side B. Untuk perangkat yang lebih canggih, perpindahan side A ke B atau sebaliknya bisa dilakukan otomatis, tanpa harus mengeluarkan kaset dari rempatnya.

IMG00966-20130427-0529

Kadang-kadang muncul masalah waktu musiknya terdengar sumbang dan suara penyanyinya terdengar melambat atau tiba-tiba jadi cepat. Itu berarti pitanya di dalam kaset nggak lancar berputar. Mungkin terlipat atau tersangkut. Nah, kalau udah kayak gini, pita harus dikeluarkan dari kaset atau diulur dan dicari dimana nyangkutnya.

Selesai? Belum, karena untuk menggulung kembali pitanya perlu waktu dan harus sabar. Biasanya saya pakai pensil atau bolpoin untuk menggulungnya. Caranya? Masukkan pensil di lubang kaset, kemudian diputar ke arah yang sama. Sama seperti memasang mur menggunakan obeng.

Untuk alat pemutarnya seperti tape deck atau minicompo, kita juga harus rajin bersihkan headnya. Karena biasanya debu-debu bersarang di situ. Cara bersihkannya pakai cotton bud yang diolesi head cleaner. Kemudian   headnya digosok-gosok.

Sekarang, saya udah nggak pernah lagi dengarkan lagu dari kaset di rumah. Semenjak mini compo rusak dan playernya udah nggak normal lagi. Jadi kaset-kaset yang ada sekadar jadi koleksi dan entah kapan akan diputar lagi.

 

Iklan

17 pemikiran pada “Kaset Lagu-Lagu, Riwayatmu Kini

  1. Di rumah saya masih banya terdapat cassete2 lagu Mas Yudhi. SAya sih pengen buang saja karena gak pernah diputar lagi. Tapi suami gak kasih, sayang karena banyak memorynya dia dalam lagu2 di cassete tersebut, katanya…

    1. jaman kita-kita memang sering dengerin lagu dari kaset ya, mbak… wah sayang juga kalau dibuang… mungkin kaset itu sudah jadi klangenan suami mbak Evi…:-)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s