Mendengarkan Apa yang tidak Diucapkan

In Communication

Agak bingung saya memahami kalimat di atas. Perlu agak lama berpikir untuk mengerti apa maksudnya.

Gambar di atas hasil jepretan saya waktu nunggu ambil obat di rumah sakit. Ada dua orang yang juga sedang antri di depan apotek untuk ambil obat. Seorang pria dan wanita yang mengenakan pakaian seragam yang sama. Dan juga dengan tulisan seperti di atas.

Ternyata, dalam komunikasi itu hal terpenting yang perlu kita dengarkan justru yang tidak sedang diucapkan. Itu menurut Peter F. Drucker yang saya baca dari kalimat di atas.

Kok bisa gitu, ya. Selama ini, bukankah dalam berkomunikasi dengan orang lain itu, kita harus mendengarkan apa yang sedang dikatakan? Kalau ada yang curhat, dengarkan baik-baik. Kalau ada orang yang cerita, simak dengan penuh perhatian.

Ini malah kita diminta memperhatikan dan memdengarkan apa-apa yang tidak diucapkan. Berarti ada kemungkinan apa yang sedang dikatakan itu tidak murni atau tulus berasal dari dalam hati lawan bicara kita ya. Ada agenda atau maksud lain yang tersembunyi.

Atau bisa juga diartikan, kita jangan terkecoh dan hanya mengangguk-angguk serta menelan mentah-mentah omongan seseorang.

Maaf kalau pengetahuan saya terbatas dalam memahami kalimat di atas.

Mungkin ada sobat blogger yang paham dan bisa menjelaskan arti kalimat itu.

Iklan

18 pemikiran pada “Mendengarkan Apa yang tidak Diucapkan

  1. komunikasi tidak hanya melalui kata dan bahasa mas. tapi beragam. dari gesture tubuh, mimik wajah, dan lainnya.
    dulu saya gak percaya soal yang lain (di luar kata dan bahasa) tapi kemudian, pengalaman saya mengajarkan kalau, sebenarnya komunikasi itu dah dikatakan melalui gerak tubuhnya. sayangnya saya terlambat mengetahuinya. jadi dah berantakan dulu deh. πŸ˜€

    1. wah, dapat tambahan ilmu baru nih saya….gerak-gerik lawan bicara ternyata juga perlu kita perhatikan ya dalam berkomunikasi…. makasih banyak sharingnya bro Ryan… πŸ™‚

      1. sama-sama mas. saya juga masih belajar untuk ini… agak susah tapi. πŸ™‚ saya yakin mas akan lebih mudah belajar, karena bisa mengkaitkan dengan pengalaman-pengalaman mas.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s