Akhirnya, Jadi juga ke Jogja (2)

IMG01374-20130827-0951

Hari kedua di Jogja, 27 Agustus 2013, dua obyek wisata jadi sasaran kunjungan. Bonbin Gembira Loka dan Taman Pintar.

Tiba di Gembira Loka sekitar jam setengah sepuluh siang. Suasana di bonbin masih sepi pengunjung. Harga tiket masuknya 15 ribu per orang. Setelah membayar 60 ribu untuk 4 orang, kami mendapat tiket plus sebuah peta. Cukup informatif petanya. Bisa menjadi panduan rute kunjungan dan juga setiap obyek yang dilihat.

Pengelolaan Bonbin Gembira Loka saat ini terlihat lebih profesional. Ada obyek-obyek kunjungan baru, seperti Diorama flora dan fauna serta taman burung. Nah, di dua obyek ini, anak-anak terlihat senang sekali.

IMG01363-20130827-0942

IMG01370-20130827-0948

Di Diorama fauna, kita bisa melihat koleksi hewan-hewan laut dan serangga yang sudah diawetkan di dalam botol atau kotak kaca. Juga ada diorama mengapa kecoa bisa betah hidup di kamar mandi. Rupanya kondisi kamar mandi yang jorok yang mengundang kecoa berkembang biak dan berada di situ .

Di taman burung, obyeknya juga bagus sekali. Kami berempat masuk ke sebuah bangunan tertutup yang terbuat dari besi dan berfungsi sebagai sangkar raksasa. Di dalamnya ada pepohonan dan tumbuh-tumbuhan alami. Di sangkar raksasa itulah burung jalak, rangkong bebas beterbangan dan hinggap di pohon.

IMG01385-20130827-1027

IMG01387-20130827-1033

Di batang pohon dan dinding bangunan juga dibuat semacam tempat bertelur. Terbuat dari bambu yang dilubangi di tengahnya. Beberapa burung terlihat sedang makan pisang yang ditempatkan di atas batang tanaman yang mengering.

Dari beberapa obyek di Gembira Loka, lokasi sarang burung raksasa ini menurut saya yang terbaik. Namun, kalau sedang melihat burung-burung di lokasi ini, jangan kaget kalau tiba-tiba… plok, ada kotorannya yang jatuh dan kena badan atau kepala kita.

Puas menikmati obyek ini, kami meneruskan ke lokasi pertunjukkan satwa. Di arena ini, setiap jam sebelas siang selama setengah jam, beberapa satwa unjuk kebolehan. Berang-berang yang mengerek spanduk Gembira Loka, berjoget dan mendorong gerobak hingga jatuh ke sungai. Juga beruang madu yang berjalan di atas drum yang berputar. Kesempatan yang paling berkesan di arena pertunjukkan satwa ini, adalah saat berfoto bersama orangutan di akhir acara.

IMG01391-20130827-1131

Selesai dari Gembira Loka, tujuan selanjutnya Taman Pintar. Kami menumpang Trans Jogja 1B dari shelter Gembira Loka ke shelter Senopati 1.

Ongkosnya 3 ribu per orang. Bayarnya di shelter. Setelah membayar, petugas shelter akan memasukkan kartu dan kita baru boleh masuk ke ruang tunggu. Sayang ruang tunggunya sempit. Bangkunya nggak cukup untuk penumpang yang sedang menunggu di shelter.

Bisnya ber-AC dan di dalamnya dilengkapi peta rute Trans Jogja plus lokasi shelter di setiap jalan yang dilewati. Bis ini hanya berhenti di shelter yang sudah ditentukan. Setiap menjelang berhenti di shelter, kondektur yang kebetulan perempuan selalu memberitahu penumpang. Ongkosnya memang murah. Dengan 3 ribu, bisa keliling Jogja sepuasnya.

Bagi pengunjung, khususnya anak-anak dan pelajar, Taman Pintar adalah obyek wisata yang menarik. Selain berlibur, anak-anak juga seperti belajar di laboratorium. Banyak alat peraga yang berada di tempat ini. Semuanya berkaitan dengan pelajaran di sekolah. Setiap kali ke Jogja bersama anak-anak, lokasi ini selalu jadi tempat favorit untuk dikunjungi.

IMG01401-20130827-1337

Anak-anak bisa belajar sejarah, matematika, fisika, kimia, dan biologi di tempat ini. Ada satu hal yang baru di tempat ini, gedung Memorabilia. Tiket masuk ke gedung Memorabilia dan gedung Oval 15 ribu untuk orang dewasa dan 8 ribu unntuk pelajar. Waktu terakhir datang tahun 2010, saya dan keluarga belum pernah melihat tempat ini

Di gedung Memorabilia, koleksinya lebih menampilan sejarah nasional. Mulai Sejarah Keraton Jogja, nama kecil Sultan HB I hingga HB X, hingga periode mulai bertahta.

Di tempat ini ditampilkan pula foto-foto masa awal kemerdekaan bangsa Indonesia. Foto presiden RI yang pertama hingga saat ini juga terpasang dengan urut dan rapi. Yang menarik adalah satu kotak kaca yang berada di dekat pintu keluar. Kotak tersebut berisi koleksi pakaian seragam pramuka presiden SBY, disertasi S3, dan buku-buku karangan SBY.

IMG01419-20130827-1358

IMG01410-20130827-1352

Lokasi berikutnya adalah gedung Oval. Alat-alat peraga, foto dan simulasi yang berkaitan dengan pelajaran sains banyak ditampilkan disini. Mulai dari prinsip cara terbang helikopter, sistem tata surya, proses pembuatan susu bubuk, prinsip kerja kendaraan roda dua dan roda empat hingga proses pemanfaatan energi.

IMG01442-20130827-1445

Alat-alat peraga itu memudahkan anak-anak untuk memahami pelajaran yang diterima di sekolah. Orangtua juga bisa belajar di tempat ini. Berwisata sambil belajar seperti ini rasanya nggak membosankan.

Waktu pun terasa cepat berlalu. Nggak terasa sampai di tempat peraga olahraga, waktu sudah jam setengah empat. Saya dan anak-anak pun buru-buru keluar, karena lokasi Taman Pintar ini tutup jam 4 sore.

So, kalau sobat blogger ke Jogja bersama anak-anak, jangan lupa berkunjung di Gembira Loka dan Taman Pintar.

8 pemikiran pada “Akhirnya, Jadi juga ke Jogja (2)

      1. Benar, bro. Lokasi Taman Pintar memang dekat nol kilometer, dekat juga dengan beteng Vrederburg, pasar Beringharjo dan Malioboro. Kapan kembali jalan-jalan ke Jogja, bro?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s