Kebahagiaan Seorang Blogger

Sebagai blogger apakah anda merasa bahagia? Kalau jawabannya ya, apa yang membuat anda bahagia? Memenangkan lomba ngeblog? Bisa bikin buku? Punya banyak teman dan bisa kopdar? Atau karena tulisan anda bermanfaat bagi orang lain?

Pertanyaan ini muncul ketika ada pemberitahuan yang masuk ke dashboard dari seorang siswa kelas 3 SMP. Sebuah pertanyaan yang muncul setelah membaca postingan Siswa Kelas 1 Ikut Bimbingan Belajar, Apakah Perlu?

Ini pertanyaannya yang membuat saya agak tersanjung :

saya siswi kelas 3 smp untuk menghadapi un saya ingin belajar sendiri dan selalu berdo’a supaya saya bisa masuk sma negeri tetapi saya tidak mau ikut bimbel karena saya ingin berusaha sendiri untuk menghadapi un. apakah menurut bapak saya mampu untuk menghadapi un dan nilai saya bisa baik?

Setelah ditanya seperti itu, saya merasa jadi orang yang paling berbahagia. Apa sebab? Pertama, saya diposisikan sebagai seseorang yang bisa memberikan jalan keluar atas sebuah masalah. Siswi itu, sebut saja Eka memiliki harapan yang besar agar lulus UN dengan nilai bagus dan diterima di SMA yang diinginkannya.

Membaca kalimat-kalimatnya dengan seksama, saya menduga dia memerlukan seseorang yang mampu meyakinkan bahwa dirinya bisa memperoleh apa yang dicita-citakan. Dan seseorang itu dipercayakan kepada diri saya.

Di siniah letak kebahagiaan itu. Sebagai orangtua yang punya anak remaja yang baru saja memasuki bangku SMA, kegamangan pus kegalauan siswa menghadapi UN dan memilih SMA yang diinginkan anak pernah saya rasakan.

Kedua, kesungguhan seorang anak untuk belajar mandiri. Tekad untuk percaya pada kemampuan diri. Juga keyakinan bahwa tanpa ikut les atau bimbingan belajar dia juga bisa mendapat nilai bagus dan diterima di SMA yang diinginkan, seperti teman-temannya yang mengikuti les atau bimbel.

Sebuah usaha yang mungkin terdengar idealis di jaman sekarang ini, dimana les dan bimbingan belajar sudah menjadi semacam kewajiban yang perlu diikuti oleh siswa-siswa sekolah. Les dengan gurunya di sekolah, les privat dengan mendatangkan mahasiswa-mahasiswi ke rumah atau mengikuti bimbel dengan biaya yang tidak murah.

Sambil tersenyum, saya pun menjawab pertanyaan itu bahwa kalau dia rajin belajar dan berusaha dan tidak lupa berdoa, Insya Allah akan mendapat nilai bagus dan diterima di SMA yang diinginkan. Sebuah jawaban yang sebenarnya menegaskan kembali pertanyaannya. Di sinilah kebahagian itu kembali saya rasakan. Rasa bahagia yang muncul karena telah memberikan optimisme dan keyakinan bahwa dia bisa mendapatkan apa yang diinginkan.

Iklan

16 pemikiran pada “Kebahagiaan Seorang Blogger

  1. Keren banget, mas Yudhi.

    Yang membuat bahagia seorang blogger adalah bisa menulis dan memposting tulisan, kemudian tulisannya itu mampu memberikan optimisme dan keyakinan orang lain untuk melakukan banyak hal positif dan bermanfaat.

    1. Terima kasih, pak Iwan

      Setuju sekali dengan pendapat bapak. Saya juga merasa berbahagia dan semangat kalau membaca postingan-postingan yang bisa membawa perubahan diri ke arah yg kebih baik.

  2. Kebahagiaan menjadi blogger adalah bisa menulis apapun yang dipikirkan, bisa berbagi informasi yang dia tau, bisa mencurahkan isi hati yang tak terucap, dan pastinya bisa kenal dengan banyak orang-orang baik dan keren tanpa perlu bertemu langsung. Kenapa saya bilang orang baik dan keren? karena orang-orang yang mau menulis adalah orang yang bisa mengapresiasi dirinya, dan itu adalah perbuatan baik yang keren. Sippp….

    1. sepakat sekali, Annisa. dan setelah berbuat baik dengan menulis dan berbagi itu, hasilnya yg saya rasakan adalah munculnya perasaan bahagia, kebahagiaan batiniah….dan keinginan untuk terus menulis dan berbagi….makasih banget

  3. karena makanan blogger itu adalah tulisan, maka klo dah menulis maka kenyanglah dia. puasss.
    berkomen itu juga bagian dari menulisnya.

    1. gimana kabarnya mbak, lama nggak posting?
      kalau di kepala udah banyak ide, tapi nggak nulis terasa kepikiran terus mbak… jadi memang perlu saat itu juga langsung action…menulis dan menulis…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s