Ketika Jaringan Internet Lelet

Bagi sebagian besar dari kita, internet saat ini sudah menjadi kebutuhan. Kalau sebelumnya kita mengenal ada tiga kebutuhan pokok: pakaian, pangan dan perumahan, saat ini daftar itu perlu ditambah satu lagi, telekomunikasi terutama koneksi internet. Apalagi bagi generasi muda dan para ABG yang hidupnya nggak bisa lepas dari gadget.

Betapa galaunya seseorang yang sudah sehari-hari terkoneksi dengan internet, tiba-tiba satu hari jaringannya  lelet. Jangankan satu hari, satu atau dua jam sinyal ponsel hilang saja rasanya sudah seperti cowok yang patah hati. Resah dan gelisah.

Kalau nggak percaya, lihat para penumpang pesawat yang baru saja mendarat. Apa yang pertama kali mereka lakukan ketika roda pesawat menyentuh landasan pacu dan pesawat berhenti. Masing-masing sibuk mengeluarkan ponselnya. Mereka seperti tidak sabar untuk menelepon, membalas sms, mengakses berita atau update status di media sosial.

Rasanya sudah tidak sabar lagi menyalakan ponsel meski hanya 1-2 jam terputus dari koneksi  karena berada dalam penerbangan. Apalagi penerbangan melintasi antar benua yang memakan waktu belasan jam. Mungkin ke depannya akan ada teknologi wifi di dalam pesawat, sehingga para pecandu internet tetap dapat terkoneksi di dunia maya.

Fenomena itu tak hanya di bandara. Di jalan raya juga sama saja. Karena begitu inginnya menelepon, membalas sms atau memberikan komentar di media sosial, terkadang mereka melakukannya sambil naik motor.

Yang naik mobil juga perilakunya hampir sama. Sambil nyetir mobil, ponselnya ditempelkan di telinga kiri. Jalannya pelan sekali. Bukan karena mereka belajar setir mobil, tapi nyetir sambil menelepon. Ini yang terkadang bikin gemas pengendara mobil di belakangnya. Dan mereka melakukannya tanpa berpikir bahwa hal itu membahayakan dirinya sendiri dan orang lain.

Sebuah peristiwa yang unik. Kecepatan mereka dalam membeli ponsel canggih atau smartphone dan menggunakannya untuk menelepon, kirim sms atau update status ternyata belum diimbangi dengan pemahaman aturan dan etika penggunaan ponsel di tempat umum. Begitu pentingnya jaringan telekomunikasi dan kehadiran internet ini, sehingga ketika gangguan dan koneksinya melambat, omelan pun bermunculan.

Rasa kekesalan tak hanya dilontarkan di dunia nyata, namun juga terupdate di dunia maya. Yang sudah terbiasa mengunduh materi harus juga mempersiapkan diri lebih sabar. Berjam-jam harus dihabiskan untuk mendapatkan unduhan 100%. Yang parah kalau baru dapat 50%, tiba-tiba jaringan terputus dan harus mulai mengunduh dari awal lagi. Otomatis kuota pun hilang percuma.

Ungkapan kekesalan dan omelan itu membuktikan bahwa internet sudah benar-benar merasuk dalam kehidupan seseorang. Sudah mendarah daging dalam gerak hidup sehari-hari bagi sebagian orang. Ketergantungan terhadap teknologi komunikasi dan internet sudah sedemikian tinggi.

Jadi jangan heran kalau seseorang tiba-tiba menjadi uring-uringan dan emosional. Itu bukan karena dia nggak punya sandang, pangan atau rumah. Namun bisa jadi gara-gara masalah koneksi internet yang lelet. Karena jaringan sinyal telekomunikasi sedang ada gangguan dan belum pasti hingga kapan akan normal kembali.

Iklan

2 pemikiran pada “Ketika Jaringan Internet Lelet

  1. Tergantung kita pak, maunya memanfaatkan teknologi, atau dimanfaatkan teknologi.
    Katanya Kanada punya BBM.
    Amerika punya WhatsApp
    China punya WeChat
    Korea punya Kakaotalk
    Jepang punya Line
    Indonesia punya waktu utk maenin itu semua 😀

    1. Memang orang Indonesia itu punya kebiasaan suka ngobrol, ya mbak. Nggak di dunia nyata atau dumay. Kebiasaan yang berawal dari sifat ramah tamah, murah senyum yang dimiliki bangsa kita dan terkenal hingga manca negara. Pantesan kalau aplikasi-aplikasi itu laku keras di negeri kita 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s