1/2 Kopdar

1/2 kopdar? Istilah apa lagi ini? Saya belum temukan istilah yang tepat untuk dua orang blogger yang sudah saling kenal dan kontak tapi belum pernah ketemu langsung. Hubungan keduanya sudah terjalin lewat telpon-telponan tapi belum sampai kopi darat alias ketemu langsung.

1/2 kopdar ini tingkatannya mungkin sudah lebih tinggi ketimbang saling membaca dan komen di postingan. Karena sudah melibatkan komunikasi langsung. Sudah saling tukar nomor hp segala untuk ngobrol. Sudah saling mendengar suaranya, gaya bicaranya atau mungkin sekilas bisa menebak sifat orangnya. Pendiam, ramah, ceplas-ceplos atau malu-malu.

Cerita 1/2 kopdar ini yang saya alami waktu ngobrol sama Mas Zainal, blogger pemilik akun kandangbubrah.wordpress.com yg domisilinya di daerah Sintang dan sekarang lagi mencari sesuap nasi di Tayan, Sanggau. Berawal dari saling komen di postingan, akhirnya dia minta nomor hp saya. Saya kirim via email. Ngobrol lewat telepon pun terjadilah. Cerita keluarga, kerjaan sampai gimana supaya dapat ide untuk ngeblog.

Pertama 1/2 kopdar sama mas Zainal, ada yg bikin saya nggak enak hati. Sering dia ngomong pakai boso jowo kromo madyo, bahasa jawa halus tingkat menengah. Padahal saya sudah bela-belain pakai bahasa Indonesia. Supaya pembicaraannya setara dan nggak perlu ada tingkatan seperti dalam bahasa Jawa.

Apa karena saya yang lebih tua? Padahal di rumahnya, Mas Zainal ini membiasakan bicara dengan istri dan anak-anaknya pakai bahasa persatuan, bahasa Indonesia. Karena istrinya orang Sunda, sementara anak-anaknya lahir dan besar di Kalimantan.

Obrolan kedua waktu saya di Pontianak. Lama juga waktu itu ngobrolnya, hampir satu jam. Mulai jam 5 sore sampai menjelang maghrib. Rupanya, Mas Zainal ini untuk bisa nelpon harus berjuang. Maksudnya berjuang mendapatkan tempat yang bisa menerima sinyal ponsel.

Biasanya dia manfaatkan waktu pas turun gunung, main atau jalan-jalan ke kota terdekat. Pantas, kalau saya hubungi agak susah, rupanya dia kerja dan tinggal di tempat yang susah untuk terima sinyal. Kadang-kadang obrolan terhenti karena sinyal putus atau gangguan.

Yang saya salut dengan mas Zainal ini semangat belajarnya untuk ngeblog. Setiap turun ke kota, selain telepon dia juga menyempatkan untuk buka internet. Waktu dia tanya gimana supaya dapat ide untuk postingan, saya bilang wah pengalaman dan cerita waktu susahnya mencari sinyal, perjalanan ke tempat kerja atau pisah dengan keluarga bisa jadi bahan postingan yang menarik itu.

Sayang, karena sudah masuk waktu maghrib, obrolan pun berakhir. Terima kasih banyak lho Mas Zainal sudah mau telepon dan ngobrol ngalor ngidul. Meski  kita belum pernah ketemu langsung, tapi sekali ngobrol langsung bisa menyambung dan seolah-olah sudah kenal lama. Padahal kita belum pernah bertemu muka.  Semoga suatu saat bisa full kopdar ya..

Iklan

16 pemikiran pada “1/2 Kopdar

    1. lha, ini cuma bicara lewat telepon, mas bro. belum face to face atau ketemu langsung orangnya. biasanya yg namanya kodpar itu kan janjian untuk ketemu secara langsung di suatu tempat 🙂

      1. Ealah…. Tadi saya mikir pas cerita tentang keinginan teman bapak itu buat ngeblog itu face to face 😀

        Maaf… Maaf…

      2. gak masalah, bro. jadi waktu di telepon itu banyak cerita tentang ngeblog, termasuk gimana supaya dapat ide dan bikin postingan yg menarik blogger lainnya. semangatnya untuk belajar ngeblog patut diacungi jempol, meski terkendala dengan jaringan internet. 🙂

  1. Ping-balik: Setengah (1/2) Kopdar | Kandang Bubrah

    1. nah..akhirnya datang juga ke sini. perjuanganmu untuk mencari sinyal perlu diacungi jempol, bro. cari tempat terbuka yg sinyalnya stabil, sepi, badan sejuk kena angin demi bisa menelepon keluarga dan teman-teman 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s