Tentram dan Damai

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Apa kesan anda setelah melihat foto di atas? Sebuah foto yang saya ambil beberapa tahun silam ketika berada di sebuah desa bernama Tanjung Paku, di hulu sungai Seruyan Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah.

Sebuah desa yang warganya harus menempuh perjalanan  sekitar satu hari satu malam untuk bisa sampai ke ibukota kabupaten. Menyusuri sungai Seruyan hingga Rantau Pulut dan melanjutkan perjalanan melalui jalan darat hingga Kuala Pembuang yang berada di  tepi laut Jawa.

Sebuah desa yang damai dan tentram yang berada tepi hutan. Sebuah desa yang jauh dari keramaian kota dan memiliki pemandangan alam yang indah. Bukit yang mempesona, pepohonan yang menghijau, dan udara segar  yang terbebas dari polusi.

Berada di tempat seperti itu, rasa lelah setelah menempuh perjalanan seketika hilang. Yang ada adalah badan terasa segar kembali dan seperti mendapat suntikan energi untuk memulai aktivitas.

Terkadang, karena tuntutan pekerjaan, kita melupakan waktu untuk mencari suasana baru. Padahal, sesekali rehat dan berjalan-jalan menikmati hal-hal baru itu perlu. Istirahat sejenak di sela-sela rutinitas pekerjaan untuk ganti suasana itu dianjurkan.

Karena motivasi dalam bekerja biasanya akan kita dapatkan setelah mencoba hal baru. Inspirasi akan muncul saat kita menikmati suasana yang tentram dan damai.  Dan itu bisa kita dapatkan jika kita rehat sejenak dan keluar dari rutinitas.

19 pemikiran pada “Tentram dan Damai

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s