CSO Pemberi Solusi

Peristiwa yang saya alami ini masih terkait dengan perjalanan ke Sintang beberapa hari lalu.

Selesai mengantar tamu ke bandara, agenda berikutnya adalah makan siang dan menabung di bank.

Waktu itu jam sudah menunjukkan pukul 1 siang. Saatnya untuk makan siang di rumah makan langganan. Namun saya berubah pikiran. Ke bank dulu untuk menabung dan setelah itu makan siang. Kebetulan lokasi bank Syariah itu di seberang rumah makan.
Pikir saya kalau siang biasanya bank agak sepi. Urusan menabung bisa cepat dan nggak lama antri. Kalau ke rumah makan, harus pesan makanan dan minuman dulu. Menunggu hidangan paling cepat 15 menit.

Turun dari mobil saya bergegas masuk ke bank. Sebelum masuk, saya disambut senyum pak Satpam yang sedang memasukkan barang ke bagasi motornya.

Setelah di bank, saya buru-buru menuju meja yang menyimpan aplikasi yang berada di sisi kiri pintu masuk. Sekilas di sisi kanan saya lihat ada mbak Customer Service Officer (CSO) sendirian menatap layar komputer. Di meja panjang teller yang berhadapan dengan pintu masuk ada tulisan closed.

Saya belum ngeh kalau saat itu adalah jam istirahat. Saya ambil dan isi slip setoran. Karena buru-buru, isian jumlah (amount) yang harusnya saya tulis dengan angka malahan ditulis huruf. Pindah ke baris di bawahnya, di isian terbilang (in words) baru tersadar kalau saya salah nulis. Masa diisi dengan huruf lagi.

Slip setoran baru pun saya ambil lagi. Ketika menulis isian di slip baru itulah pak Satpam menghampiri dan bertanya, “Ada yang bisa dibantu, Pak?”. Saya jawab kalau mau nabung.

Dia menjelaskan kalau sekarang jam istirahat,”Sebaiknya bapak setengah jam lagi datang ke sini”,katanya.
Saya yang lagi konsentrasi menulis bilang,”Nggak apa-apa pak, aplikasi ini saya isi dulu. Selesai istirahat saya ke sini lagi.

Saya rencanakan selesai mengisi aplikasi, akan ke rumah makan. Dan setelah itu ke bank lagi.

Selesai mengisi aplikasi, ketika hendak menuju pintu keluar, saya melihat ke arah mbak CSO. Kok kebetulan dia juga melihat ke arah saya.

Saya sempat berhenti sebentar dan menyapa,”Lagi istirahat, ya mbak”. Dia melihat sambil tersenyum dan bilang,”Apa ada yang bisa dibantu, Pak?”.

Melihat tawaran seperti itu, langsung saya jawab,”Kalau mau nabung, apa bisa titip slip setoran dan uangnya?”

Jawabannya benar-benar melegakan hati.

“Slipnya bisa dititipkan, Pak. Nanti setelah jam istirahat akan kami proses”. Setelah menghitung uangnya, dia minta supaya saya menuliskan nomor telepon yang bisa dihubungi di slip itu.

Ketika menunggu pesanan makanan datang, ponsel saya berbunyi. Ternyata dari mbak CSO bank Syariah tadi yang memberitahukan kalau setorannya sudah diproses dan bisa dicek.

Selesai bicara, saya cek di gagdet dan memang betul. Setoran sudah masuk ke rekening. Makasih banyak, mbak. Anda benar-benar memberikan solusi melebihi ekspetasi saya.

8 pemikiran pada “CSO Pemberi Solusi

  1. CSOnya bener-bener kasih solusi ya pak. Tapi biasanya teler kalau istirahat gantian, jadi tetep bisa setor. Atau mungkin karena kota kecil jadi telernya cuma sedikit ya pak

    1. Biasanya waktu setor di bank syariah di kota besar seperti itu, mbak. Tellernya gantian pas jam istirahat. Saya kaget, kok di bank syariah yg sama di kota lainnya nggak ada pergantian teller. Malah saya disuruh balik lagi setengah jam kemudian🙂

  2. Saya malah suka ke bank klo pas jam istirahat, soalnya lebih sepi. Walau teller yang jaga nggak semuanya buka, tapi tetep aja ga pakai antri lama

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s