Email dari Seorang Guru

Salah satu kebahagiaan seorang blogger adalah ketika tulisannya memberikan manfaat bagi orang lain. Dua hari yang lalu, seberkas kebahagiaan itu terasa dalam hati, ketika membaca email dari seorang guru Kimia SMA. Mas Puji Siswanto, lulusan UNY tahun 2004 yang berasal dari Cilacap.

Setelah berjuang mengikuti tes CPNS beberapa kali, akhirnya dia diterima dan ditempatkan di Kecamatan Bukit Raya, Kabupaten Katingan, Kalteng. Sebuah lokasi kerja baru yang mengharuskan dia meninggalkan tanah kelahiran, keluarga dan teman-temannya demi pekerjaan dan anak-anak didiknya di bumi Kalimantan.

Dari sini lah perkenalan dengan mas Puji ini bermula. Saya juga tidak menyangka, tulisan ringan yang saya anggap biasa-biasa saja di blog ini, ternyata menjadi penting di hadapan Mas Puji. Hal ini semakin menyadarkan diri saya bahwa sekecil apapun hasil karya kita, akan tetap ada yang merasakan manfaatnya. Sesederhana apapun tulisan kita, suatu saat akan bernilai bagi pembacanya.

Ingin tahu lebih lengkap emailnya? Silakan dibaca di bawah ini:

Salam kenal Pak Yudhi, saya Puji Suswanto, guru SMA yang baru saja diterima cpns tahun 2013, dan kemungkinan akan ditempatkan di Kec. Bukit Raya Kab. Katingan. 
Dari hasil browsing, sya menemukan blog Bpk ini🙂. Sangat menarik, banyak pengalaman luar biasa yg Bpk alami, dan dengan membacanya referensi sya tentang daerah kalimntan jadi bertambah. Ini penting bagi saya, karena kebetulan saya dari Jawa Pak, Cilacap tepatnya, yg jujur saja baru sekali ini me-rantau keluar jawa, sehingga masih minim sekali wawasannya, dan tentu saja blog ini bagi saya sgt membantu🙂.
Oh iya Pak, membaca artikel tentang dilema perbatasan, sya jadi ingin tahu, apakah interaksi penduduk perbatasan antara kalbar-kalteng yg Bpk ceritakan itu terjadi di kec. Bukit Raya ( Tumbg Kajamei) kah? Mohon gambarannya. 
Sementara itu dulu Pak perkenalannya, saya jg berharap suatu saat bisa bertemu langsung, kopdar skligus menjalin prsaudaraan lebih erat, semoga berkenan.🙂
Terima kasih. Salam.

Membaca email mas Puji, mengingatkan diri saya ketika pertama merantau ke Kalimantan. Sembilan belas tahun lalu. Lulus sekolah di Jogja, lamaran saya ajukan ke beberapa perusahaan. Setelah menjalani psikotes dan wawancara, seminggu kemudian ada pemberitahuan. Saya diterima dan ditempatkan di Kalimantan Tengah. Satu setengah jam dari Tumbang Kajamei, lokasi rencana mas Puji mengajar.

Di awal tahun 1995, saya belum menggunakan mesin pencari untuk mendapatkan informasi suatu tempat lewat internet. Tapi dengan sering bertanya ke orang-orang yang saya temui di perjalanan.

Waktu itu Tumbang Kakamei masih berupa desa, kini sudah berkembang menjadi ibukota Kecamatan Bukit Raya. Bahkan saya baca dari harian Kompas 10 Maret 2014, tempat tersebut menjadi salah satu lokasi yang akan dilewati rencana jalan Trans Kalimantan jalur tengah. Menghubungkan Palangkaraya-Kasongan-Tumbang Samba-Tumbang Senamang-Tumbang Kajamei-Tumbang Kaburai-Nanga Pinoh (di Kalbar).

Begitu waktu cepat berlalu dan tak terasa, saat ini sudah hampir dua puluh tahun merantau.

Selamat telah diterima sebagai CPNS, mas Puji. Selamat datang di tanah perantauan dan ikut turun tangan mencerdaskan kehidupan bangsa.

18 pemikiran pada “Email dari Seorang Guru

  1. iya pak blog njenengan memang menggambarkan wilayah tertentu di kalimantan,dan tentunya itu jadi informasi yang sangat berharga bagi orang yang buta daerah tersebut.

  2. rasanya memang senang sekali pak…ketika tulisan yg pada awalnya kita tulis begitu saja…terkadangpun asal tulis aja…jadi bermanfaat buat org lain….
    kalo bgtu jd semangat nulis terus ya pak🙂

  3. seneng ya,Mas ..postingannya bermanfaat utk orang lain, dan tambah teman baru juga.. Salam kenal buat Mas Puji dan salam kangen kagem Mas Hendro..pripun kabare, Mas.? Mugi tansah pinaringan sugeng raharjo sinudarsono..

    1. Ya, senang bisa bantu orang lain. Mas Puji juga udah baca postingan ini dan merasa terhormat karena namanya ikut beken di dunia maya… hahaha.

      Alhamdulillah, sehat wal afiat. Nggih, matur nuwun donganipun. Teng pundi kemawon, kok nembe ketingal, sedulur?

      1. hahaaha….wah bisa dibuat postingan khusus ttg Syeh Puji tu mas..eh, dudu ding..Mas Puji ..

        wonten nggriyo kemawon,mas.
        lg seneng facebookan meneh iki..

      2. Yo mantep niku..soyo raket lan akrab, ngendikane para sepuh tambah konco berarti nambah sedulur lan tambah dalan rejeki..

        embuh je iki,kok dadi seneng fb-an meneh, ning tak batesi paling suwe setengah jam..sambil belajar kembali memahami pergaulan dumai..ckckckck..

        bloge malah ora keurus..ning urung nganti lumuten kok,Mas..hahaa..

  4. anang

    Lama tidak browsing eh ktemu blog mas hendro, maklum lama bertapa di pedalaman kalimantan, salam buat mas puji dan bapakx bilang mampir ke rantau pandan kalo mau ke kejamei

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s