Narsis di hutan Tropis

DSC06459Berada di dekat tanaman meranti yang ditanam pada tahun 1999

Ini foto-foto sekitar 3-4 tahun yang lalu. Waktu masih sering tugas ke lapangan. Jalan-jalan ke hutan mendampingi tamu yang ingin melihat  hutan tropis. Profesinya macam-macam, mulai dari dosen, auditor, wartawan, peneliti hingga anggota LSM. Mereka biasanya penasaran ingin lihat langsung kondisinya di lapangan. Gimana sih hutan yang katanya paru-paru dunia ini dikelola?

DSC05051Adi  ketinggian 352 m
IMG_1622Sungai yang terlihat jernih dengan pepohonan menghijau
IMG_0595Berhenti sejenak di sungai. Istirahat sambil mencari batu untuk suiseki

Selama ini, mereka sering mendapat informasi yang buruk tentang hutan tropis Kalimantan dari televisi, koran atau internet. Berita yang muncul tentang hutan nggak jauh-jauh dari bencana kabut asap, banjir, tanah longsor, hingga pemanasan global.  Hal itu bisa saja terjadi di tempat yang pengelolaan hutannya nggak serius. Hanya menebang tapi tidak mau menanam. Cuma kondisinya nggak bisa disamaratakan seperti itu dong. Kalau lihat beberapa tempat jelek, dianggapnya semuanya pasti buruk.

Itulah kenyataan yang terjadi. Sebuah berita buruk akan cepat tersebar dan disebarkan. Namun kalau berita baik, jarang sekali ada yang mengekspos. Jadi informasi yang diterima publik akhirnya kurang berimbang.

Banyak manfaatnya untuk saya waktu sering tugas ke lapangan. Selain kenal tamu-tamu dari berbagai profesi, juga bagus buat kesehatan. Waktu itu karena seringnya jalan kaki, jarang sekali kena kolesterol tinggi. Sekarang setelah umur kepala empat, sudah jarang blusukan ke hutan. Lebih banyak bertugas di kantor. Untuk tugas pendamping ke lapangan dan masuk hutan diserahkan ke teman kerja lainnya. Terutama yang berumur lebih muda. Supaya proses regenerasi berjalan lancar. Seperti halnya pepohonan di hutan yang memiliki beberapa tingkatan. Mulai dari semai, pancang, tiang dan pohon. Jika kondisi lingkungan mendukung, semai akan terus tumbuh membesar dan akhirnya menjadi pohon.

Gimana kawan, apa pernah juga jalan-jalan atau berwisata ke hutan? Menghirup udara segar di alam terbuka dan menikmati hijaunya pepohonan?

 

Iklan

8 pemikiran pada “Narsis di hutan Tropis

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s