Silakan Buka Puasa Bersama, tapi Jangan Lupa Sholatnya

“Kalau kita menerima undangan buka puasa bersama di restoran, mall atau café, sholat Maghribnya apa bisa dijamak dengan Isya, Ustadz?”
Itulah salah satu pertanyaan jamaah sholat subuh pada saat acara tanya jawab tadi pagi di masjid.

Ustadz pun menjawab bahwa keringanan (rukhsoh) menjamak sholat bisa dilakukan ketika kita dalam perjalanan yang jarak tempuhnya lebih dari 80 km. Namun pada saat acara bukber, sholat Maghrib tetap harus dilaksanakan sesuai waktunya

Menarik sekali pertanyaan salah seorang jamaah sholat shubuh tersebut. Sebuah pertanyaan yang digali dari pengamatan dan mungkin juga pengalamannya saat menghadiri buka puasa bersama.

Acara buka puasa bersama (bukber) memang sedang menjadi fenomena di saat bulan Ramadhan. Berbagai kelompok masyarakat atau keluarga menggelar acara bukber di kantor, sekolah atau rumah. Tak hanya itu, acara bukber terkadang juga diadakan di restoran, mall, cafe atau tempat-tempat keramaian lainnya.

Acara bukber tersebut sebenarnya bertujuan baik. Memanfaatkan momen bulan Ramadhan untuk lebih menjalin keakraban dan mempererat persaudaraan sesama anggota keluarga atau komunitas. Namun demikian, pada saat penyelenggaraan bukber tersebut terkadang kita malah melupakan yang wajib, yaitu sholat maghrib. Rentang waktu yang pendek antara saat maghrib dan Isya sekitar 1 jam tanpa disadari berlalu karena kita asyik menikmati hidangan sambil ngobrol.

Menyelenggarakan acara buka puasa bersama sebenarnya sah-sah saja. Namun sudah selayaknya pada saat penyelenggaraan bukber, alokasi waktu untuk melaksanakan sholat Maghrib juga diprioritaskan. Jangan sampai acara bukbernya meriah dan lancar, sholatnya malah ditinggalkan.

Sebelum acara bukber, bersyukur kalau ruangan untuk sholat juga sudah disiapkan, sehingga bagi yang akan menunaikan sholat maghrib tidak kebingungan mencari mushola. Lebih bagus lagi apabila pada acara bukber tersebut ada pemandu acara atau MC yang mengingatkan kepada undangan untuk tidak lupa melaksanakan sholat Maghrib.

Iklan

8 pemikiran pada “Silakan Buka Puasa Bersama, tapi Jangan Lupa Sholatnya

  1. kalau menurut pandangan saya, acara bukber tidak beda dengan acara arisan, apalgi jk yg diundang terbats kalangan tertentu berdasrkan status sosial..
    mngkin akan lebih baik jk bukber diadakan di panti asuhan, atau panti jompo…bukber ki jane yo ming gaya-gayaan..apalg kalau bawa2 media…woo yo ming arep pamer..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s