Orangtua yang Berlebaran ke Tempat Anaknya

Yang namanya mudik itu biasanya ketika kita pulang ke kampung halaman dan bertemu kedua orangtua. Anak dan menantu berkunjung ke rumah orangtua dan mertua. Namun yang dilakukan oleh bapak dan ibu mertua berbeda. Beliau-beliau justru berlebaran di rumah salah satu putrinya di Denpasar.

Kenapa bisa seperti itu? Kok malah orangtua yang datang ke rumah anaknya waktu lebaran dan bukan sebaliknya? Saya jadi ingat sebuah iklan produk bank di televisi tentang seorang pria yang nggak bisa mudik waktu lebaran.

Seorang anak menelepon ibunya dan mengabarkan kalau nggak bisa pulang waktu lebaran karena pekerjaan. Kemudian pria itu mengirim uang via mobile banking produk salah satu bank milik pemerintah. Mendengar anaknya nggak bisa pulang waktu lebaran, sang ibu pun paham dan punya rencana yang cemerlang.

Setelah mengambil uang di ATM, sang ibu kemudian membeli tiket kereta api secara online dan bepergian sendiri tanpa memberitahu terlebih dahulu. Salut juga dengan sang ibunda yang terlihat mengikuti perkembangan jaman dan nggak gaptek.

Tiba di rumah, sang anak terkejut bukan kepalang bercampur bahagia melihat ibunda tercinta sudah berada di hadapannya. Sebuah iklan yang menyentuh hati dan nampaknya pesan yang disampaikan cukup mengena. Bahwa lebaran bisa saja seorang anak nggak bisa pulang mudik. Namun bukan berarti dia nggak bisa bertemu ibunya. Dengan layanan fasilitas perbankan dan kereta api, pertemuan itu tetap bisa berlangsung meski sang ibu yang harus bepergian menemui anaknya

Hampir sama kisahnya dengan kedua bapak ibu mertua yang tinggal di Jogja. Setelah mendengar bahwa tahun ini anak-anaknya nggak bisa mudik, rencana kerkunjung ke rumah salah satu anaknya pun disusun.

Istri saya yang terlahir sebagai anak sulung tahun ini nggak bisa pulang, karena tahun lalu sudah pulang ke Jogja. Demikian juga adik yang nomor tiga yang tinggal di Denpasar. Dia bersama suami dan dua anaknya tahun ini nggak mudik ke Jogja. Setali tiga uang dengan yang nomor empat yang berlebaran bersama istri dan anaknya di Depok, Jawa Barat. Sementara adiknya yang bungsu juga nggak ke Jogja tapi berlebaran di tempat istri dan mertuanya di Blora. Empat anaknya, menantu dan cucu-cucunya tahun lalu sudah mudik ke Jogja sehingga tahun ini nggak pulang.

Jadi tinggal adik nomor dua saja yang masih berlebaran di Jogja karena sekeluarga tinggal di kota Gudeg bersama bapak dan ibu. Akhirnya bapak ibu mertua dan anaknya yang nomor dua sekeluarga memutuskan untuk ikut tur ke Bali menggunakan bis. Berlebaran di rumah anaknya yang nomor tiga sekalian berwisata. Berangkat dari Jogja tanggal 26 Juli dan pulang tanggal 30 Juli. Waktu lihat foto-fotonya di BB, wah jadi pengin juga berlibur ke Bali. Apalagi ibu mertua termasuk rajin mengunggah foto-foto. Suasana mulai sholat Ied sampai jalan-jalan ke ke Uluwatu, tempat penangkaran penyu, dll hampir semuanya diunggah di BB. Bermacam komentar dari anak dan menantunya pun bermunculan. Kalau saya jadi silent reader saja🙂

Setelah pulang ke Jogja, rencana mau lebaran dimana tahun depan sudah mulai jadi obrolan di BB. Nampaknya beliau-beliau ingin berlebaran ke tempat anaknya yang tinggal di Depok. Terus jalan-jalan ke tempat wisata di Jabodetabek. Ada juga ide supaya berlebaran di tempat anaknya yang bungsu di Kroya, sekalian jalan-jalan ke Baturaden. Bagi anak-anak dan menantunya yang tertarik dan mau gabung dipersilakan.

Menyimak apa yang dilakukan bapak ibu mertua kelihatannya menarik. Jadi tradisi mudik tidak berarti seluruh anggota keluarga, terutama anak-anak menantu dan cucu-cucu harus pulang ke kampung halaman. Apalagi kalau waktu sebelum lebaran sudah pernah bertemu. Sesekali perlu juga orangtua yang ditawarkan untuk mengunjungi tempat anak-anaknya secara bergantian, sekalian menikmati suasana baru dan sambil berwisata. Tertarik?

6 pemikiran pada “Orangtua yang Berlebaran ke Tempat Anaknya

  1. Setuujuuu pak, dimana aja yang penting bisa ketemu, ngumpul😀
    seperti ibu mertua saya yang tinggal di nganjuk, sesekali ke bali tempat anak yang pertama, trus ke jakarta ke tmpat suami saya, yang paling sering ke surabaya ke tempat anak yang nomor dua😀

  2. Saya juga suka iklan ini pak Yudhi. Memberikan pencerahan. Nggak selalu anak yang mudik pas lebaran. Kesempatan buat orang tua menyambangi anaknya sekalian berlibur ^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s