Gimana Kalau Nama di Tiket nggak sama dengan KTP?

Waktu transit di bandara Soekarno-Hatta untuk kembali ke Pontianak, ada pemeriksaan tiket sebelum masuk ruang boarding. Iseng-iseng saya tanya ke petugas yang memeriksa tiket. Karena waktu itu dia minta saya dan penumpang lainnya supaya menunjukkan KTP.

Setelah selesai memeriksa boarding pass, saya iseng-iseng tanya,”Kalau nama di tiket nggak sama dengan di KTP, gimana, Mas?”.

“Nanti akan kita tanya lagi, Pak. Darimana dapat tiketnya, apakah beli dari agen atau beli dari orang lain”, jelasnya.

Waktu itu saya nggak bertanya lagi karena buru buru masuk ruang boarding dan penumpang lain di belakang sudah antri. Padahal waktu pertama kali check in di bandara Tjilik Riwut Palangkaraya sudah diminta menunjukkan KTP. Waktu tiba di bandara transit juga sudah lapor ke petugas. Lha, ini waktu mau masuk ruang boarding Soekarno-Hatta, kok harus diperiksa lagi KTPnya.

Kalau yang bertanya seperti itu adalah petugas di bagian check in di bandara Tjilik Riwut, saya bisa paham. Karena dia ingin memastikan bahwa penumpang yang berangkat namanya sama dengan identitas dirinya dalam KTP atau SIM. Hal ini sudah ada aturannya. Namun kalau sebelum masuk ruang boarding masih harus menunjukkan KTP lagi, apakah hal itu tidak berlebihan? Atau hal itu sudah menjadi bagian dari SOP pemeriksaan tiket penumpang? Memang kelihatannya sepele. Dan kalau memang namanya sama dengan di KTP, kenapa sih harus khawatir?

Bukan masalah khawatir nggak khawatir. Saya cuma berandai-andai saja. Apa kalau nama penumpang di tiket nggak sama dengan di KTP, terus jadwal keberangkatannya ditunda dan penumpang nggak bisa terbang saat itu? Mungkin teman-teman ada yang tahu jawabannya.

20 pemikiran pada “Gimana Kalau Nama di Tiket nggak sama dengan KTP?

  1. Biar lebih aman di samain aja pak, saya belum pernah tiket pake nama orang lain soalnya😀
    karena mungkin was-was, jadi nggak tenang, takut kalo nggak boleh ikut naik😆

  2. Sepertinya si penumpang akan dilarang terbang Pak karena khawatir ada kejadian yang tidak diharapkan. Salah satunya mungkin untuk mencegah terorisme pembajakan pesawat.

    1. Betul, mas Dani. Penumpang yang masuk di dalam pesawat harus dipastikan sama dengan manivest. Itu bagian dari prosedur BNPT penanggulangan terorisme.
      Kalo mepet banget sih.. biasanya diakali dengan pinjam KTP asli yg namanya tertera dalam tiket🙂

  3. Untuk pengecekan KTP ganda biasanya dilakukan maskapai plat merah pak, pengalaman dulu ketika terbang terus pesawatnya transit biasanya tidak akan ditanyakan KTP atau identitas lagi. Kita hanya tinggal menukarkan tiket saja dan menggantinya dengan tiket yang baru🙂

    Salah satu syarat untuk terbang adalah penumpang yang masuk di dalam pesawat harus dipastikan sama dengan manivest, sehingga apabila terjadi hal yang tidak diinginkan maka si maskapai bisa menghubungi keluarga dengan mudah

    1. Sebaiknya sih begitu. cuma kadang2 waktu beli tiket kemungkinan ada salah tulis nama. Dyazafryan ditulis di tiket diazfrian🙂. Nah, gimana kalau udah gitu?🙂

  4. Hendrik

    Mas numpang tanya .kalo di tiket pesawat nama nya cuma nama depan .tpi di KTP ada nama panjang nya gimna mas masih bisa terbang ga ya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s