Cetak dan Jilid Buku Pelajaran Sendiri di Kurikulum 2013

Kurikulum 2013 yang diterapkan tahun ini ternyata masih menghadapi berbagai kendala. Salah satunya penyediaan buku-buku pelajaran untuk siswa.

Saya baru tahu ketika di rumah melihat Aysha sibuk di depan komputer sambil berulang kali mencetak materi pelajaran dan menyusunnya di lantai. Rupanya setelah mendapat softcopy dari gurunya yang disimpan dalam flash discnya, dia mencetak dan menjilid sendiri tiap materi pelajarannya.

Saya berpikir, gimana dengan teman-temannya yang di rumah nggak ada komputer dan printer? Berapa biaya yang dikeluarkan kalau mencetak di rental? Pernah saya sekali mencoba mencetak di rental, ternyata biayanya cukup mahal. Kalau print outnya hitam putih 1.000 rupiah per lembar, berwarna 1.500 rupiah.

Sebenarnya tujuan kurikulum 2013 cukup bagus. Membentuk siswa-siswa yang berkarakter dan juga proses pengajarannya tidak berjalan satu arah. Siswa tidak hanya mendengarkan dan mencatat apa yang diajarkan guru di dalam kelas. Kemudian menghapalkan dan mengingatnya kembali saat ulangan atau ujian.

Dalam kurikulum 2013, proses pembelajaran berlangsung dua arah. Siswa-siswa diminta lebih aktif dan guru lebih berfungsi sebagai fasilitator. Proses belajar lebih banyak dalam bentuk diskusi, mengeksplorasi pemikiran dan kemampuan untuk mengungkapkan pendapat.

Namun dalam proses pelaksanaannya, tampaknya kurang berjalan lancar. Buku pelajaran belum ada, sementara tahun ajaran baru sudah dimulai. Untungnya guru di sekolah punya softcopy materi pelajaran. Teorinya kalau sudah ada softcopy, materinya dapat diperbanyak dan siswa-siswa dapat mempelajarinya menggunakan komputer di sekolah.

Masalahnya adalah tidak semua siswa di SMP negeri tempat Asyha dan teman-temannya belajar punya laptop. Terus bagaimana solusinya? Kurikulum 2013 harus dijalankan tahun ini, sementara buku pelajarannya belum ada.

Akhirnya, siswa-siswa yang sibuk. Tugas mereka sekarang tidak hanya mempelajari materi yang diajarkan gurunya. Namun juga sampai mempersiapkan materinya. Mulai dari menyalin softcopy materi dari gurunya, mencetak berlembar-lembar hingga menjilidnya menjadi buku.

Kurikulum 2013 memang membuat siswa-siswa menjadi lebih aktif.

4 pemikiran pada “Cetak dan Jilid Buku Pelajaran Sendiri di Kurikulum 2013

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s