Televisi Rusak, Tenang-Tenang saja

Biasanya kalau ada barang elektronik rusak, cepat-cepat saya bawa ke ahlinya. Handphone ada masalah, tanya ke teman. Kalau nggak bisa ngatasi bawa ke servis center. Laptop atau PC ngadat bawa ke toko komputer.

Tapi waktu televisi di rumah rusak hampir tiga minggu, saya nggak terlalu risau. Televisi layar cembung 21 inch yang nggak mau menyala waktu saya tekan tombol on off-nya. Biasanya kalau tombol sudah ditekan, warna merah akan berubah warna hijau. Setelah itu muncul gambar. Sudah berkali-kali saya tekan, warna merah muncul tapi setelah itu padam. Gambarnya nggak ada yang muncul sama sekali.

Bagi saya saat ini nonton tv bukan lagi kebutuhan primer. Artinya nggak harus tiap hari nyetel tv terus berjam-jam ngabisin waktu nonton berita, film atau talkshow. Rasanya kok biasa-biasa saja. Nggak ada rasa sesuatu yang hilang. Tiga minggu nggak lihat tayangan tv, tenang-tenang saja.

Apa mungkin karena saat ini sudah ada internet ya? Dengan smartphone atau laptop, segala informasi bisa didapat. Waktu yang biasanya saya pakai untuk nonton tv malah banyak dipakai untuk browsing, chatting dan ngeblog.

Sehari saja nggak buka internet rasanya ada yang kurang. Sehari saja nggak chatting dengan keluarga, terasa ketinggalan info-info hangat dari istri dan anak. Sehari saja nggak buka email dan membalas email yang masuk, kok ada perasaan bersalah.

Tapi akhirnya, dua hari lalu saya berubah pikiran. Cepat atau lambat tv itu akan diperbaiki. Saya masukkan televisi itu ke kardusnya. Saya titipkan ke teman petugas koperasi karyawan untuk diperbaiki di Pinoh. Belum tahu apa kerusakannya. Moga-moga saja biaya ganti komponen dan servisnya nggak mahal.

Iklan

14 pemikiran pada “Televisi Rusak, Tenang-Tenang saja

  1. Sama mas, saya tiga bulan ini cuma 5 kali nonton tv yaitu final liga champion, tiga kali seri moto gp dan sekali berita. Nonton di pos satpam. Di tempat kos saya gak punya tv. Hidup tanpa tv biasa aja. Malah banyak waktu luang buat kegiatan positif lainnya.
    Segala informasi cukup dari internet, hehe…

  2. mungkin krn ada internet kali mas. pengalaman kemarin hampir sebulan gak nonton tipi krn antena ancur gr2 kena angin kenceng. tp saya sm suami cuek bebek. anak jg nontonnya plg dvd. br pas mamsuk puasa kyknya wajib pya antena buat dengerin adzan maghrib ๐Ÿ˜€

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s