Lahirnya di Jogja, tapi Bicaranya Logat Melayu

“Kalau Bapak asalnya darimana?”tanya seorang tamu saat ngobrol di ruang makan. Sering saya mendengar pertanyaan seperti itu.

“Semarang”jawab saya pendek. Sebenarnya nggak tepat juga saya bilang seperti itu, karena di KTP domisili saya saat ini tercantum di Pontianak.

“Terus, istrinya orang mana, Pak?”tanyanya lagi

Nah, kalau pertanyaannya seperti itu, lebih panjang lagi saya jelaskan,”Istri saya lahir di Jambi, sekolah di Bandung dan Jogja. Sekarang ikut saya ke Pontianak”. Agak sulit untuk menjawab dengan pasti asal daerah istri saya. Kalau dasarnya tempat lahir berarti orang Sumatera, sama seperti bapaknya yang asalnya dari Riau. Tapi kalau mengacu ke domisili bapak ibunya sekarang, berarti istri saya orang Jogja.

Sama juga anak saya yang pertama, Nadia, waktu ditanya gurunya asalnya darimana. Gurunya terkejut kalau dia lahir di Jogja, karena logat bicaranya sudah bukan lagi seperti logat orang Jawa, tapi logat orang Melayu Pontianak. Sekilas kalau orang melihat raut mukanya memang hitam manis khas orang Jawa, tapi waktu ngomong bahasanya kayak Upin-Ipin🙂

Adiknya, Aysha, lahir di Jogja dan besar di Pontianak. Sehari-hari bergaul dengan teman-temannya yang kebanyakan orang Pontianak, akhirnya ngomongnya sudah seperti orang Melayu. Apalagi di rumah dibiasakan ngomong bahasa Indonesia dan bukan bahasa Jawa. Sama juga dengan istri saya. Meski ibunya dari Blitar, tapi di rumahnya dibiasakan ngomong bahasa Indonesia. Jadi waktu bicara boso jowo ya kedengerannya kaku.

Nampaknya nggak cuma keluarga saya yang seperti itu. Saya dan istri berasal dari daerah yang berbeda. Istri pun orangtuanya asalnya juga dari daerah yang berbeda. Mungkin ini bisa dinamakan keluarga nusantara, anggota keluarga berbeda asal daerah tapi masih rukun-rukun sampai sekarang. Seperti semboyan Bhinneka Tunggal Ika🙂

11 pemikiran pada “Lahirnya di Jogja, tapi Bicaranya Logat Melayu

  1. Baca tulisan ini, saya jadi ingat tokoh Pingkan di novelnya Sapardi: Hujan Bulan Juni. Di situ tokoh Pingkan asli Padang, besar di Yogya. Bahasa Jawa tak lancar, bahasa Padang pun hanya tersisa logat. Hehe. Terus menulis, Pak.🙂

  2. Saya termasuk yg nggak bisa jawab dg singkat juga kalau ditanya “orang mana?” atau “aslinya mana?”, Pak.
    Mamah kelahiran kayuagung besar di solo, bapak asli Kudus. Saya lahir dan besar di bandung, & sekarang di Jogja. Sementara ortu di Cirebon. Hehee..😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s