Saatnya Beli Logam Mulia ketika Harganya Turun

“Ini surat keterangan pembeliannya, pak. Jangan sampai hilang”kata mbak petugas di Pegadaian dengan senyum manis.

“Makasih. Nanti kalau saya jual, kena harga yang sekarang atau nanti, mbak?”tanya saya

“Harga jualnya sesuai tanggal penjualan LM nanti, pak”jawabnya

Surat keterangan pembelian LM itu saya terima sesaat setelah sekeping Logam Mulia saya beli lima hari lalu. Ya, itung-itung buat investasi jangka panjang. Setelah baca tulisannya mas Dani tentang investasi reksadana, saya pengin juga nulis salah satu jenis investasi : emas, khususnya yang berbentuk batangan atau LM.

Kalau terima rejeki lebih, biasanya saya sisihkan buat beli LM. Kalau lagi banyak kebutuhan, saya tetap sisihkan minimal buat beli yang 1 gram. Lumayan. Apalagi mumpung harganya saat ini lagi turun. Saya pegang ilmu dalam investasi, beli saat harga turun dan jual saat harga naik.

Tapi kalau lagi ada keperluan mendadak dan harga lagi turun, apa kudu dijual. Atau sebaliknya, kalau lagi nggak ada keperluan mendesak, harga melonjak, apa harus dijual LM-nya? Jawabannya dikembalikan ke tujuan investasi semula. Apa untuk biaya pendidikan anak-anak, buat umroh/naik haji, atau wisata.

Kalau dipikir agak kuno ya. Pegawai kantoran kayak saya di jaman modern ini kok mau-maunya invest beli LM. Bukannya beli properti, saham, reksadana, deposito atau tanah. Saya mikirnya simpel aja. Ada uang tunai, bawa ke Pegadaian, terus bilang sama mas atau mbaknya mau beli LM yang sekian gram. Serahkan KTP, nunggu sekitar 15 menit, siapkan uangnya, barang langsung diserahkan dan transaksi selesai.

Setelah itu simpan di Save Deposit Box (SDB) di bank. Biayanya nggak mahal, sekitar 300 ribuan per tahun. Hitung-hitung nitip ke bank dengan ongkos nitip sekitar 25 ribu per bulan. SDB Juga bisa dipakai buat simpan surat-surat penting. Tiap tahun tinggal diperpanjang dengan potong tabungan di bank itu.

Ada hal menarik sewaktu di Pegadaian. Saya lihat, yang ngantri kebanyakan ibu-ibu. Ada enam orang, saya sendiri yang laki-laki. Sebelah kanan saya duduk seorang ibu berpakaian rapi dan wangi. Rupanya dia yang tadi barusan parkir Honda Jazznya di sebelah mobil saya.

Kalau lihat dari penampilan, saya kira dia mau beli LM juga, e…nggak tahunya bawa 12 macam perhiasan: kalung, cincin, gelang yang diserahkan ke petugas mau digadaikan. Walah, ternyata saya terjebak menilai orang hanya dari tampilannya saja.

Satu orang duduk di samping kiri saya, mau gadaikan perhiasan juga. Ada juga dua orang ibu-ibu yang duluan datang sudah berdiri di depan loket. Mereka juga lagi bicara sama petugas yang mengembalikan perhiasan yang sudah ditebus.. Nah, satu orang ibu lagi berpakaian seragam kantor yang tujuannya sama dengan saya, beli LM.
Kalau nggak ada mas petugas dan sekuriti, jadi cowok sendirian deh di situ.🙂

10 pemikiran pada “Saatnya Beli Logam Mulia ketika Harganya Turun

    1. toko emas biasanya juga jual LM Mas. Hehehe. Maaf nyamber. Kalo ke toko emas yang jual perhiasan mereka emang agak off harganya dari acuan emas antam😀

  1. Kalau keluarga saya sukanya beli tanah pak. Prinsipnya sama. Beli waktu harga murah dan dijual klo harganya mahalan dikit wa ha ha. Pingin tahu deh invest pada LM bisa untung atau tidak

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s