Ingin Berbahagia? Berbagilah

Jpeg

Setiap kali selesai menyampaikan presentasi, ada rasa bahagia mengalir dalam dada. Itu yang saya rasakan ketika presentasi di depan adk-adik mahasiswa magang kerja, juga di hadapan jamaah masjid Al Adha, masjid di lingkungan tempat kerja.

Mungkin perasaan bahagia itu nggak hanya saya yang yang mengalami. Teman-teman yang biasa mengajar, yang profesinya jadi guru, tentor, trainer, instruktur pasti pernah merasakan ada kepuasan batin setelah berbagi ilmu, pengalaman dan juga perjalanan. Apalagi kalau ada audiens yang tertarik kemudian bertanya, kita bisa menjawab dengan lengkap dan memuaskan. Rasanya senang banget. Kalau pun ada embel-embel yang namanya uang saku, honorarium, uang bensin itu semua adalah hasil ikutannya.

Jpeg

Seperti yang saya alami ketika berbagi pengalaman ke tanah suci melaksanakan ibadah umroh bulan Maret lalu. Saya tayangkan video dan slide perjalanan umroh mulai dari bandara Soekarno Hatta, mendarat di Jeddah, 3 hari di Madinah dan 3 hari di Mekkah. Jadi saya nggak banyak bicara, biarkan jamaah melihat sendiri tayangannya. Tampak mereka begitu serius menyimak. Saya sekali-sekali saja memberikan penjelasan.

Selesai satu tayangan, saya lontarkan pertanyaan. Saya bilang,” Saya punya pertanyaan, siapa yang bisa menjawab, dapat majalah gratis. Pertanyaannya gampang, rukun Umroh itu ada berapa?”. Sejenak hadirin terdiam. Mikir sambil mencoba mengingat-ingat.

Saya kaget, ternyata yang segera menjawab dua anak dan bukan bapak-bapak atau ibu-ibu. “Ada lima”kata mereka sambil malu-malu mengangkat jari.

“Benar jawabannya. Nah, sekarang ambil hadiahnya ke depan”kata saya. Sengaja saya tidak mendekati mereka menyerahkan hadiah, tapi saya panggil mereka ke depan. Saya ingin menunjukkan bahwa untuk mendapatkan sesuatu memang harus berupaya. Harus bergerak dan nggak hanya diam saja di tempat.

Saya berikan masaing-masing anak satu majalah yang masih dibungkus plastik. “Ini majalah dikirim dari Jawa, lho, nggak mudah carinya di Pontianak”saya menjelaskan. Plong rasanya. Lega dan bahagia.

Nah, siapa saja yang ingin berbahagia, cobalah berbagi dengan orang lain. Berbagi harta, pengetahuan, pengalaman yang semuanya itu adalah titipan Ilahi.

Iklan

2 pemikiran pada “Ingin Berbahagia? Berbagilah

  1. Kebahagian yang didapat dengan berbagi rasanya lebih mantabs.
    Saya juga suka berbagi. Sejak beberapa bulan lalu kalau ada posting baru di blog saya, saya usahakan untuk berbagi buku.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s