Masjid Mujahidin, Ikon Wisata Religi di Pontianak

P_20150208_175228A

Akhirnya, jadi juga sholat maghrib bersama-sama keluarga di masjid raya Mujahidin. Setelah direnovasi dan diresmikan presiden Jokowi, belum sekali pun saya menginjakkan kaki di Masjid yang terletak di pusat kota Pontianak itu.

Setelah ajak keluarga jalan-jalan sore dan makan bakso Arema, waktu tak terasa menjelang maghrib. Kalau langsung pulang ke rumah, waktu maghrib bisa lewat.

“Kita sholat di Mujahidin saja”usul istri ketika kami di dalam kendaraan.

“Ok, kita juga belum pernah ke sana, sekalian saja sholat jamaah”kata saya.

P_20150208_175606A

Seperti biasa, setiap kali melihat obyek baru atau obyek lama tapi direnovasi sehingga terlihat baru dan indah, saya usahakan untuk memotret. Dengan handphone kamera, saya ambil beberapa gambar masjid Mujahidin. Agak spekulasi memang, karena motretnya menjelang maghrib, kondisinya agak gelap, jadi kemungkinannya kecil dapat gambar yang bagus. Cahayanya cuma mengandalkan sinar lampu yang menerangi masjid.

P_20150208_183452A

Syukurlah, setelah dipotret beberapa kali mulai dari halaman sampai di dalam masjid, gambarnya lumayan jelas. Beberapa orang juga saya lihat memotret disain bangunan dari arah depan. Sekilas lihat disain bagian depannya, jadi teringat dengan Masjid Nabawi di Madinah.

Nggak hanya memotret di bagian depan atau teras masjid, saya sempatkan memotret bagian dalam masjid setelah sholat. Kagum bangeeett dengan bagian dalam kubah yang terlihat indah dengan kaligrafinya.

Satu lagi yang bikin saya angkat jempol, nggak saya lihat ada AC di dalam masjid itu. Lho, apa jamaah nggak kepanasan waktu sholat, dzikir atau membaca Al Qur’an? Padahal Pontianak kan berada di garis Khatulistiwa.

P_20150208_183946A

Rupanya untuk mengalirkan hawa sejuk ke dalam tempat sholat di lantai dua, arsiteknya telah mendisain dengan cermat. Dinding sisi kanan-kiri masjid dibikin separuh terbuka, ditambah lagi dengan langit-langit kubah yang cukup tinggi. Dua poin itu yang membuat sirkulasi udaranya lancar dan tidak terasa panas waktu di masjid. Pernah juga waktu siang saya sempatkan sholat Dhuhur dan hawa panas memang tidak begitu terasa.

Ayo, yang punya rencana ke Pontianak untuk urusan tugas atau berwisata, jangan lupa sempatkan menikmati keindahan Masjid Mujahidin. Selain beribadah juga sekalian menikmati keindahan arsitektur masjidnya.

Iklan

6 pemikiran pada “Masjid Mujahidin, Ikon Wisata Religi di Pontianak

  1. Cakep masjidnya. Adem gak di dalamnya, mas? Soalnya Ponti kan panas, kalo tata udaranya gak baik bikin sumuk. Saya pernah sholat jumat di masjid yang tata udaranya gak bagus, bikin gak betah.

    Btw, di daerah mana nih masjid Mujahidin itu?

    1. Adem juga di dalamnya. kalau dari luar kelihatan tertutup dinding, tapi setelah ke dalam bagian dindang dalamnya terbuka separuh.

      Alamatnya di jalan Ahmad Yani. Masjid lama direnovasi dan hasilnya seperti yg terlihat di foto.

  2. Masya Allah masjidnya bagus. Sama di Lombok juga banyak sekali masjid dengan arsitek yang menawan, bahkan lombok dijuluki pulau seribu masjid. Tapi kadang suka sedih karena jamaahnya tak sebanyak masjid nya.
    Salam kenal dari Lombok, ditunggu kunjungan baliknya 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s