Anggrek Hitam yang Memilih Pohon Inangnya

Jpeg

“Pasti ada manfaatnya kalau ikut presentasi hasil riset mahasiswa”kata salah seorang teman kerja.

Apa yang dikatakannya benar. Ada ilmu baru yang saya peroleh ketika mengikuti presentasi dua mahasiswi S1 dari Fakultas Kehutanan UGM.

Dari hasil riset yang dilakukan Elsya Rostyana, diketahui bahwa jenis anggrek hitam itu mempunyai spesies pohon tertentu sebagai inangnya. Termasuk ketika dia menjelaskan kemungkinan terjadinya perubahan morfologi anggrek, ketika dipetik dari pohon inangnya dan ditanam di dalam pot.

Selama ini, saya berpikir setiap anggrek hutan bisa hidup sebagai epifit di setiap jenis pohon. Ternyata anggrek hitam yang termasuk genus Colegyne memilih pohon tertentu sebagai inangnya. Sebagian besar jenis anggrek ini hidup sebagai epifit di pohon meranti kuning. Namun tidak di setiap pohon meranti kuning terdapat anggrek hitam. Hanya pohon yang berdiameter lebih dari 50 cm yang menjadi inang anggrek hitam

Dengan demikian jika ingin melakukan eksplorasi anggrek hitam, cari saja sebaran pohon meranti kuning yang ada di hutan. Lebih mudah lagi kalau sudah punya peta pohon yang menunjukkan sebaran pohon meranti kuning di hutan.

“Masih ada tiga spesies yang belum bisa diidentifikasi, pak, karena belum berbunga”kata mahasiswi angkatan 2012 itu.

“Kalau anggreknya belum berbunga nggak apa-apa. Yang jelas, di sini ada pendamping lapangan yang hatinya berbunga-bunga sewaktu mendampingi Elsya”komentar saya dengan nada bercanda. Dan gelak tawa yang hadir saat presentasi mahasiswi itu pun pecah. 🙂

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s