Suvenir MUG Cantik Bagi Peserta Terjauh

Jpeg

Saat mengikuti acara pengembangan kemitraan oleh travel penyelenggara umroh, pembicara meminta para peserta praktek presentasi di depan. Hampir semua peserta yang berjumlah sekitar dua puluh orang diminta tampil di panggung.

Setiap tahap ada tiga orang yang diminta praktek bicara di depan peserta yang lain. Tahap pertama tiga orang diminta praktek sebagai pembawa acara atau MC. Masing-masing hanya diberi waktu tiga menit.

Tahap kedua memperkenalkan profil perusahaan. Tiga orang juga tampil di depan. Tahap yang terakhir menyampaikan program solusi yang ditawarkan bagi calon jamaah umroh yang terkendala masalah dana

Saya memberanikan diri maju dan berdiri di panggung untuk praktek presentasi profil perusahaan. Pembicara yang dari Jakarta menunjuk satu orang untuk memulai dan saya giliran yang ketiga.

Meski sudah beberapa kali bicara di depan publik, kali ini rasa grogi justru muncul dari dalam diri. Aneh memang, saat dminta tampil memberi sambutan atau presentasi di depan tamu, saya bisa lancar dan rileks, tapi ketika diminta praktek atau simulasi malah grogi dan nggak  tenang.

Saat presentasi saya nggak sesuai slide, pembicara sempat memberikan kode agar saya melihat tampilan slide. Biasanya sih saya saat presentasi sudah otomatis melihat wajah peserta yang hadir dan sesekali melihat slide di layar lebar.

Saya grogi apa karena dilihat pembicara yang jam terbang presentasinya sudah di atas saya? Atau karena menganggap remeh dan nggak ada persiapan sebelumnya?

Yang jelas, dalam hati saya menyesal dan berjanji untuk selanjutnya harus lebih rileks dan tidak grogi lagi. Juga persiapan pelajari slidenya dulu sebelum tampil.

Meski pembicara mengoreksi presentasi saya, ada satu apresiasi yang membuat saya surprise.

“Saya punya suvenir yang saya bawa dari Jakarta. Mug yang ada foto saya. Salah satu akan saya berikan buat peserta yang datang paling jauh dari Melawi”jelasnya

Dan saya diminta tampil lagi menerima suvenir mug cantik dari pembicara utama. Kenang-kenangan yang sampai sekarang masih saya ingat. Meski hanya sebuah mug, tapi perhatian yang diberikan di luar dugaan saya dan juga peserta lainnya.

“Mugnya disimpan saja ya, mas, jangan dipakai buat tempat minum”kata istri saya.

2 pemikiran pada “Suvenir MUG Cantik Bagi Peserta Terjauh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s