Buah Tangan dari Kampung Halaman

Jpeg

Ada satu kebiasaan menarik yang dilakukan teman-teman kerja saat pulang kampung. Setelah kembali ke kantor mereka biasanya bawa oleh-oleh. Seperti yang dilakukan dua teman yang baru saja pulang kampung dari Lamongan Jawa Timur. Saat saya masuk kantor, sudah ada teman yang menawarkan oleh-oleh wingko babat di meja kerjanya.

Saya juga kalau pulang ke Jogja dan Semarang berusaha untuk bawakan makanan khas untuk mereka. Cemilan seperti bakpia, yangko, krasikan biasanya usahakan bawa untuk oleh-oleh. Jadi nggak hanya untuk keluarga di Pontianak saja oleh-olehnya. Demikian juga dengan teman-teman yang berasal dari daerah lain. Oleh-oleh khas daerahnya juga dibawa dan diberikan ke teman-teman kerja di camp

Teman-teman yang bekerja di camp asalnya memang dari berbagai daerah. Selain dari wilayah Kalbar (Melawi, Sintang, Sanggau, Pontianak, Kubu Raya, Landak, Bengkayang dan Sambas) dan Kalteng (Seruyan, Katingan), beberapa karyawan juga berasal dari luar Kalimantan. Ada yang dari Bengkulu, Malang, Jogja, Tasikmalaya, Purworejo dan daerah-daerah lain dari penjuru nusantara.

Sebuah kebiasaan yang baik, karena selain berbagi rejeki dengan teman-teman lain juga sekaligus mengenalkan produk-produk khas dari daerah asalnya. Kalau ada yang jeli melihat peluang usaha, bisa saja kebiasaan itu dijadikan bisnis untuk memperluas pemasaran hasil usaha  di daerahnya.

Iklan

4 pemikiran pada “Buah Tangan dari Kampung Halaman

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s