Supir Taksi yang Cepat Bereaksi

Kalau pergi antar jemput ke bandara, saya dan keluarga punya langganan taksi. Nama supirnya pak Aban. Waktu Nadia pulang ke Pontianak untuk liburan setelah ujian akhir semester, pak Aban masih sempat antar istri dan Aysha menjemput Nadia di bandara Supadio. Tapi ketika Nadia balik ke Jogja pas Imlek, dia nggak bisa antar karena ada acara ke luar kota.

Mau nggak mau saya harus pakai taksi lain. Setelah googling, saya lihat website sebuah perusahaan taksi lengkap dengan tarifnya. Sekilas cukup profesional dan informatif. Saya coba hubungi nomor kontaknya. Saya pesan untuk tanggal 28 Januari, jemput ke rumah dan antar ke bandara jam 05.30.

Dia bilang supaya saya tunggu 1 jam kemudian untuk kepastiannya. Mungkin dia lagi atur kendaraan dan supirnya untuk antar kami sekeluarga. Cuma setelah sejam lebih dia nggak kasih kabar, tidak telpon atau kirim pesan via BBM. Saya pun nggak nanya lagi karena nampaknya dia tidak benar-benar menanggapi pesanan saya.

Setelah itu, saya googling lagi dan coba-coba klik Meniko Taxi. Namanya kelihatannya berbau Jawa, Meniko, yang artinya yang itu dalam bahasa Jawa halus. Kontak personnya namanya mas Eko. Saya hubungi via Black Berry Messenger, pesan taksi untuk tanggal 28 Januari dan langsung direspon saat itu juga. Bisa. Beda sekali dengan respon perusahaan taksi yang pertama.

Satu hari kemudian saya konfirmasi lagi dan pesan via WA kalau besok jadi ke bandara. Padahal waktu itu sudah hampir jam 11 malam. Saat itu juga langsung dibalas dan dia bilang sudah atur kendaraan untuk antar saya ke bandara. Waktu saya tanya berapa ongkosnya, dia bilang 100 ribu. Nah, kalau responnya cepat begini kan penumpang senang juga. Nggak disuruh nunggu dan berharap tanpa ada kepastian.

Besoknya saya kaget, karena jam 05.15, taksi avanza sudah ada di depan rumah. Rupanya mas Eko sudah minta ke temannya yang namanya mas Budi untuk layani kami ke bandara. Benar-benar serius melayani penumpang. Karena kalau kendaraan sudah datang, kami nggak perlu lama menunggu. Minimal sudah mengurangi kecemasan kami 🙂 . Kami juga nggak bertanya-tanya, kok belum datang ya mobilnya?

Setelah pesawat yang ditumpangi Nadia terbang, kami masih di bandara. Menunggu jamaah yang mau berangkat umroh. Sekalian saja tunggu di bandara daripada pulang terus balik lagi ke bandara. Sebelumnya saya sudah pesan mobil ke mas Eko dan dia siap untuk jemput kami di bandara dan antar lagi ke rumah.

Sekitar jam 10, setelah dua orang jamaah masuk ruang check in, kami pun pulang. Mas Eko jam 9 pagi sudah siap di parkiran bandara sesuai jam yang saya pesan. Saya pun WA dia dan sudah siap pulang. Langsung dia meluncur dari tempat parkir ke depan ruang keberangkatan.

Sepanjang perjalanan dari bandara ke rumah, kami nggak ngobrol ngalor ngidul. Ternyata mas Eko orangnya masih muda, enerjik dan penampilannya rapi. Dia sebelumnya kerja di perusahaan HTI dan resign, kemudian mencoba berwirausaha melayani antar jemput penumpang menggunakan mobil dia dan mobil teman-temannya.

“Sebelum resign dan usaha taksi ini, saya sudah merintis jaringan dulu Pak”ungkapnya.

“Mobilnya yang ditaksikan punya berapa, Mas?”tanya saya

“Saya punya satu pak, yang ini”jawabnya.

“Lho, saya kira punya dua atau tiga mobil”kata saya dengan nada agak heran.

“Saya ajak teman-teman supir yang biasa mangkal di hotel dan mereka mau, Pak. Kalau dapat order dari saya ya tarifnya ikut saya, kalau ordernya dari hotel sesuai tarif hotel.

“Oo, begitu ngaturnya ya, Mas”

Boleh juga tuh kreatifitasnya dalam mengelola mobil yang ditaksikan. Sama-sama diuntungkan. Mas Eko untung, temannya untung dan penumpang termasuk saya juga puas dengan pelayanannya yang cepat, tepat waktu dan sopan.

 

Iklan

4 pemikiran pada “Supir Taksi yang Cepat Bereaksi

  1. nia

    di pontianak sekarang ada tripy .seperti uber di jkt selama ini pelayanan mrk the best..coba mas cek ada aplikasinya d play store…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s