Sayang kalau Mobilnya Dijual

P_20170309_065912

“Sayang  kalau mobilnya dijual, Pak. Apalagi ini kan mobil keluarga”kata pak Bambang, mekanik yang perbaiki mobil saya.

Obrolan di pagi hari itu menyadarkan saya. Ada hikmah di setiap  masalah. Itu yang saya alami waktu mau jual mobil suzuki Futura yang saya beli  tahun 2003. Sudah 13 tahun lebih saya dan keluarga pakai mobil itu. Saya beli mobil bekas itu 34 juta. Rencananya sih kalau terjual, uangnya dipakai buat tukar tambah beli sepeda motor. Motor Supra yang tahun 2006 saya jual, terus beli motor baru cash. Uangnya untuk beli motor baru ya sebagian dari jual mobil futura itu. Saya dan istri sepakat beli cash saja, nggak pakai kredit atau cicilan-cicilan.

Sempat tawarkan mobil itu ke teman, minta tolong jualkan. Saya hubungi teman via BBM. Saya foto dari depan, samping kiri kanan, belakang dan atapnya. Juga interiornya.

Waktu dia tawarkan ke calon pembeli, teman itu yang bawa mobilnya. Saya sih mintanya 19 juta terima bersih. Ternyata setelah dilihat sama pembelinya, nggak jadi beli. Alasannya cat bodinya sudah mulai mengelupas. Lantai depannya juga ada yang keropos.

Memang saya akui waktu mau jual mobil itu kondisi bodinya nggak mulus. Meski mesinnya halus, pajaknya sudah terbayar alias masih hidup, tetap saja pembeli melihat sisi kurangnya.

Akhirnya mobil itu saya bawa ke bengkel ketok magic. Sesuai saran pak Kurnia, mekanik yang biasa perbaiki mobil, ada kawannya yang buka bengkel ketok dan cat mobil. Saya datangi bengkelnya. Sepakat untuk ongkos ketok mobil, cat dasar dan cat akhir 9,5 juta. pernah saya tanya-tanya ke bengkel lainnya. Biayanya  13-14 juta.

Saya serahkan mobil dan kuncinya ke pak Bambang, mekanik yang memoles mobil suzuki supaya mulus kembali bodinya. Di bengkel yang sederhana itu, hanya ada mobil saya saja yang diperbaiki. Ada bagusnya juga, karena dia bisa fokus dengan kerjaannya.

Setelah lima minggu, selesai  juga perbaikan mobilnya. Melihat kondisi bodinya yang mulus, jadi sayang deh mau dijual.

Iklan

8 pemikiran pada “Sayang kalau Mobilnya Dijual

  1. Wah lumayan juga ya Mas biaya perbaikannya. Kalau dijual malah dikit doang marginnya ya. Jadi teringat tahun lalu saya perbaiki motor yang ganti ini itu. Kalau dah bagus mau dijual aja karena udah uzur. Habis dah sehat, eh, malah sayang karena lancar. Lumayan buat antar anak ke sekolah, buat istri saya hehe. Semoga ada rezekinya Mas bisa beli mobil yang bagusan olus motornya ga usah kredit.

    1. Ya, sekarang mobilnya malah sering saya pakai ke kantor atau dipakai istri…Memang sekarang kami sudah sepakat nggak akan beli motor apalagi mobil pake kredit, cicilannya itu lho yg berat. Beli sesuai dana yg ada…. Aamiin

    1. ya, sudah dicat ulang…kabin yg lega bikin kaki kita bisa selonjor mas..apalagi tempat duduk baris yang kedua terasa lapang dibandingkan mobil2 keluarga yg sekarang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s