Senangnya Bisa Beli Buah-buahan Langsung di Kebunnya

“Mas, hari libur kita ke kebuh buah-buahan yuk”kata mamanya Aysha.

“Dimana?”tanya saya

‘Di jalan Perjuangan, simpang Ampera terus ke barat”tambahnya

“Ya, boleh, hari libur kita ke sana”kata saya

Kami bertiga: saya, mamanya Aysha dan Nabil pun berangkat menuju tempat yang dimaksud.

Karena informasi tempatnya mengandalkan ingatan mamanya Aysha, saya coba manfaatkan google maps. Rupanya di peta digital itu belum ada penanda tempat yang dimaksud. Akhirnya, diputuskan bertanya langsung kepada orang-orang yang kami temui. Setelah berada di jalan Perjuangan, kami berhenti di dekat lapak penjual makanan. Mamanya Aysha bertanya dan diperoleh informasi, tempatnya masih lurus setelah itu ada gang dan belok kanan.

Sampai di gang yang dimaksud, saya tengok kiri kanan mencari papan nama lokasi kebun buah. Nggak ketemu juga. Terpaksa mama Aysha turun lagi dari mobil. Juga saya menanyakan ke orang- orang yang tinggal di daerah itu. Saya diberitahu bahwa lokasinya sudah terlewati.

“Itu, pak, sebelum masjid, sebelah kanan ada jalan masuk, tapi mobil nggak bisa masuk. Harus jalan kaki”kata seorang bapak sambil menunjuk ke kubah masjid yang terlihat dari depan rumahnya.

Mobil saya putar dan kembali menuju ujung jalan masuk dan parkir di halaman masjid. Kami bertiga jalan kaki ke kebun buah yang dimaksud. Setelah melewati pintu gerbang, saya lihat tidak ada tanaman buah. Yang ada bedengan-bedengan yang ditutup plastik dan ada lubang di atasnya yang tumbuh semai.

Kami pun mendekati seseorang yang sedang memperbaiki mesin potong rumput di rumah di belakang kebun buah.

Dari informasi yang kami peroleh, di kebun milik Tim Penggerak PKK Propinsi Kalbar ini memang setelah panen, baru disemaikan lagi. Jadi belum ada tanaman yang besar.

“Kalau bapak ingin lihat yang sudah besar, bisa lihat kebun yang di Kurnia, sebelum simpang Ampera sebelah kanan jalan”dia menjelaskan.

Setelah mendapat informasi itu, kami pun mencari tempat yang dimaksud. Mobil saya kemudikan perlahan-lahan mendekati simpang Ampera. Mata saya fokuskan melihat nama-nama jalan yang berada di sebelah kanan jalan Prof M. Yamin. Dan akhirnya mobil saya belokkan setelah melihat plang nama jalan Kurnia. Sekitar 100 meter dari jalan Prof Yamin, di sebelah kiri jalan tepat di samping Kantor Kelurahan Kotabaru, saya temukan lokasi kebun buah itu.

Di kebun buah yang dikelola Tim Penggerak PKK Kota Pontianak itu, pemandangannya bagus sekali. Stelah melewati pintu masuk, kita akan disambut dengan buah-buah prenggi, sejenis blewah yang bergelantungan di atas kepala kita. Oleh pengelolanya, tanaman itu dirambatkan ke atas membentuk atap. Pemandangan daun hijau terlihat indah dengan kombinasi buahnya berwarna oranye kemerahan yang bergelantungan.

Tak hanya itu, saat kita masuk dan belok ke sebelah kiri, tampak tanaman melon di kanan-kiri jalan yang buahnya siap dipanen, Juga tanaman labu yang buahnya bergelantungan di atas dan samping jalan.

Pengunjung bisa langsung membeli buah segar tersebut. Saya coba memetik dua buah melon langsung dari pohonnya. Harganya sekilo 20 ribu rupiah.

“Itu anak-anak muda yang memetik melon anak-anak SMK yang sedang praktek. Anak-anak sekolah juga sering datang ke sini sama guru-gurunya. Bagus supaya mereka tahu buah melon nggak cuma di toko saja”kata pak Bambang, pengelola kebun itu.

Betul, pak. Ini anak saya juga tadi nanya,”Pohon melonnya mana, Pa?”

“Ituu… yang merambat di tongkat kayu”jawab saya

Saya baru paham, rupanya Nabil mengira pohon Melon itu bentuknya tinggi dan besar seperti pohon mangga atau jambu 🙂

 

Iklan

5 pemikiran pada “Senangnya Bisa Beli Buah-buahan Langsung di Kebunnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s