Dahsyatnya Kekuatan Niat

Dua hari lalu, ketika makan pagi di kantor, saya bilang ke teman-teman,”Wah, foto jembatan gantung yang diupload di FB sama Sokan, bagus”

“Kita ke sana yuuk, pak”kata abah Alwi.

“Kapan?”tanya saya

“Nanti sore, jam setengah lima habis pulang kerja. Moga-moga cuaca cerah”

Sore hari, selesai memberi makan ayam di belakang kamar, saya bergegas siapkan sepatu dan tas pinggang untuk menyimpan HP. 

Sampai di depan pos pengamanan saya bertemu Mas Mul, teman kerja yang berdiri di samping sepeda motornya.

“Mau ke jurusan mana, Pak? Ke GOR atau ke atas”tanya Mas Mul

“Ke 37, Mas, mau lihat jembatan gantung” jawab saya.

“Ayo, saya antar” dia menawarkan diri mengantar saya ke lokasi yang jaraknya dua kilometer  itu.

Sampai di sana, saya bertemu Abah Alwi yang berangkat duluan. Juga diantar pakai motor sama teman lainnya.

Subhanallah, memang bagus banget pemandangannya. Sungai yang airnya jernih. Saking jernih sampai beberapa tempat terlihat dasarnya.

Juga pemandangan lebatnya pepohonan. Lokasi yang kami datangi itu areal Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya.

Ada bangunan baru berupa jembatan gantung yang melintasi sungai Ella. Waktu kami berjalan menyusuri jembatan, badan terayun-ayun seperti waktu naik speed boat. Makin cepat jalannya, makin kuat ayunannya. 

Beberapa kali kami berhenti di jembatan untuk mengambil gambar. Memotret sumgai, foto selfi dan posisi lantai jembatan.  Puaass rasanya.

Pulangnya kami jalan kaki. Sesekali berhenti memotret pemandangan alam. Tanpa disangka saat kami jalan, terdengar suara kendaraan dari kejauhan.

“Kayaknya itu trailler, bi”saya coba menebak dari suara mesinnya.

Kami tetap berjalan dan saya lihat abi bajunya basah dengan keringat. Suara kendaraan itu makin lama makin terdengar kuat. 

Ternyata dugaan saya benar. Terlihat truck trailler yang mengangkut log mendekati kami.

Buru-buru kami menepi sambil bersiap memotret momen yang nggak direncanakan ini.

Wow…..tercapai juga keinginan saya. Sebelumnya, saya dalam hati pernah berniat ingin sekali memotret truck trailler secara spontan pada saat saya jalan-jalan.

Hal yang tak terduga lainnya, saat kami berdua berjalan pulang, terdengar lagi suara mobil dari arah belakang. 

Wah, bisa menumpang nih sampai ke camp. Ketika mobil itu mendekat, saya bilang, “Apa bisa numpang?”
“Penuh, Pak”kata supirnya. Saya lihat nggak ada lagi kursi kosong di dalammya. 

“Nggak apa-apa, kami duduk di  belakang”jawab saya.

Saya dan abah Alwi pun duduk di bak terbuka di belakang. Lumayan dapat tumpangan. 

Waaa, hembusan anginnya kuat, apalagi saat mobil menambah kecepatan saat menyalip traiiller atau melaju kencang di jalan tanjakan. Cepat-cepat kami mencari tempat berpegangan.

Alhamdulillah, sampai juga kami di camp 35 dengan selamat. Lega rasanya bisa mewujudkan niat lihat jembatan gantung.

Dapat pengalaman baru tak diduga-duga berangkatnya diantar pulangmya numpang, suasana baru di alam terbuka. Dapat ilmu baru tentang pentingnya kita punya niat dan jangan sampai ditunda-tunda actionnya, juga energi dan semangat baru setelah berjalan-jalan bersama. 

Kalau boleh diibaratkan, seperti hp yang low battere terus dicharge lagi sampai full.

Punya niat yang kuat dan bersungguh mewujudkannya akan menyehatkan pikiran dan membuka jalan mendapatkan sesuatu yang baru.

4 pemikiran pada “Dahsyatnya Kekuatan Niat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s