Durian yang Dibarter dengan Beras

Musim durian tahun ini di camp berbeda. Hanya satu desa di dalam dan sekitar camp yang pohon-pohonnya berbuah.

Di Tanjung Paku, desa yang tahun ini pohon duriannya berbuah, banyak warga desa khususnya ibu-ibu dan anak-anak cewek yang biasa jualan durian ke camp.

Menumpang truk perusahaan, mereka datang ke base camp. Bawa keranjang dari rotan atau lanjung berisi durian.

Ketika saya bertemu dua orang ibu pas jam makan siang, keduanya tawarkan buah durian.

Yang bikin saya terkejut, mereka nggak mau dibayar pakai uang tunai. Maunya dibarter beras dua karung. Sekeranjang berisi 10-12 buah durian.

“Wah, kalau beras dua karung saya nggak punya, bu?”

Nggak menyerah, dia masih tawarkan ke ibu-ibu pengurus dapur. Ternyata tukar-menukar barang masih ada juga di jaman now.🙂🙂

Karena ibu itu kekeuh duriannya nggak mau dibeli pakai uang tunai, saya beralih membujuk ibu yang lainnya. 😀

Akhirnya, setelah alot bertransaksi, luluh juga ibu itu. Empat buah durian dia berikan dan selembar lima puluh ribuan saya berikan.

2 pemikiran pada “Durian yang Dibarter dengan Beras

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s