Ketika Musim Durian belum Berlalu

Lima orang ibu dari desa Penyuguk sudah berada di depan kantor base camp. Di hadapannya beberapa keranjang yang berisi buah durian. Sebagian keranjang lain sudah berpindah buah duriannya. Dibeli karyawan dan dimakan bareng di teras kantor.

Penyuguk berada di wilayah kecamatan Nanga Ella kabupaten Melawi, Kalbar. Berbatasan dengan desa Tanjung Paku yang sudah masuk kabupaten Seruyan di propinsi Kalteng.

Perjalanan ibu-ibu itu menjual buah durian lebih panjang dan unik daripada tetangganya yang tinggal di Tanjung Paku. Mereka tinggal di Kalbar. Melintas Kalteng untuk menjual durian dan hasil kebun mereka ke Kalbar lagi.

Dari desa, mereka menempuh perjalanan 8 km ke km 77. Ada jalan yang bisa dilewati sepeda motor. Terkadang juga mereka jalan kaki. Sampai di km 77 mereka beristirahat sambil menunggu truk perusahaan yang lewat. Setelah itu mereka menumpang truk menuju base camp selama 1,5-2 jam. Lokasi base camp di wilayah desa Belaban Ella, kecamatan Menukung, kabupaten Melawi.

Ada pilihan lain jika mereka tidak melintasi Kalteng. Tapi rutenya melewati sungai dan memutar untuk sampai base camp. Otomatis waktu dan jarak tempuhnya lebih lama.

Seperti ibu-ibu penjual durian dari Tanjung Paku, mereka lebih suka kalau duriannya diborong.  Dari lima keranjang yang ditawarkan, empat diantaranya sudah terjual. Ada yang diborong, ada juga yang dijual eceran. Jika deal, langsung bayar cash di tempat.

Senang juga lihat teman-teman borong durian. Juga waktu ibu-ibu itu terima uangnya. Dua-duanya kelihatan puas. Karyawan nggak perlu jauh-jauh beli durian. Ibu-ibu itu juga jualannya cepat laku dan gak kelamaan menunggu.

4 pemikiran pada “Ketika Musim Durian belum Berlalu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s