Keterbatasan yang Memicu Kreativitas

Tidak sengaja saya bertemu dua orang guru SMA di masjid Al Adh ha. Kebetulan selesai sholat dhuhur, selesai menutup pintu masjid satu orang tersenyum ke saya.

“Mau ke mana, Pak?”,tanya saya

“Di sini saja, Pak, kami dari Kejamei. Mau pakai internet”,kata salah satunya sambil menyebut nama desa yang waktu tempuhnya dua jam dari base camp 35.

Desa Tumbang Kejame berada di wilayah Kalteng. Kabupaten Katingan. Kecamatan Bukit Raya.

Sementara main camp km 35 di Kalbar. Kabupaten Melawi. Kecamatan Menukung

Naik motor dua jam dari desa Tumbang Kejame ke main camp 35 masih lebih hemat waktu dan biaya daripada ke ibukota kecamatan. Apalagi ibukota kabupaten. Harus lewat sungai untuk mengakses internet.

Yang saya puji dari mereka adalah semangat dan inisiatipnya untuk mencari informasi. Saat hari libur Imlek, mereka gunakan waktu untuk mendapatkan  materi untuk anak-anak didiknya.

Bisa saja mereka gunakan waktu libur untuk keperluan pribadi. Tapi, tanggung jawab sebagai pendidik yang memanggil mereka untuk menempuh perjalanan 4 jam pergi pulang. Untuk mendapatkan akses internet.

Sementara di sisi lain, rekan-rekan guru  mereka yang tinggal di kota-kota, bisa begitu mudahnya mengakses internet. Dari rumah mereka. Sambil berlibur bersama keluarga. Tanpa harus menempuh perjalanan berjam-jam.

Namun keterbatasan di daerah itulah yang justru menjadikan mereka kreatif. Terus berpikir dan mencari agar tidak ketinggalan informasi. Dan berusaha meningkatkan kompetensi diri.

Yang membahagiakan saya, ketika bapak guru tadi bilang,”Anak-anak didik kami ada juga yang diterima di PTN lewat program Bidikmisi, Pak”.

Selamat ya, Pak. Ternyata keterbatasan akses justru membuat bapak-bapak dan anak didik lebih semangat. Semangat belajar, semangat mencari informasi dan semangat berbagi.

 

 

 

2 pemikiran pada “Keterbatasan yang Memicu Kreativitas

  1. Betul sekali, kekurangan lah yang memicu kreativitas. Kelimpahan fasilitas malah sering membuat malas. Internet itu contohnya. bagi sebagian orang internet malah membuat malas. Bagi sebagian orang internet memperbesar ladang bisnis.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s