Musim Kelengkeng Hutan dan Sembulan

Kelengkeng Hutan

Bulan Maret ini lagi musim buah-buahan lokal di camp. Kelengkeng hutan dan sembulan. Bentuk kelengkeng hutan agak berbeda dengan kelengkeng biasa. Terutama permukaan kulitnya. Kalau kelengkeng biasa kulitnya polos dan halus sementara kelengkeng hutan sekilas mirip dengan buah rotan. Permukaannya bergerigi.

Daging buah dan biji kelengkeng hutan

Daging buah kelengkeng hutan lebih tipis daripada kelengkeng biasa. Rasanya seperti buah leccy. Kalau kita buka kulitnya tangan terasa agak lengket. Bijinya sama-sama berwarna hitam.

Ada satu buah lagi yang lagi musim di camp. Sembulan. bentuk dan ukurannya mirip buah langsat atau duku. Bedanya kalau sembulan rasanya agak asam dan tekstur buahnya lebih tipis.

Kalau sudah musim dua buah itu, jumlahnya melimpah. Beberapa teman kadang-kadang menawarkan ke saya supaya ambil dan nikmati. Lumayan, rejeki temannya sholeh. 🙂

2 pemikiran pada “Musim Kelengkeng Hutan dan Sembulan

  1. haaaa iya, baru mau kubilang ini mirip leci tapi ijo. tapi mirip mengkudu juga kulitnya hahaha..
    etapi pak, kayaknya di Kalimantan memang banyak buah-buahan lokal yang seru-seru dan nggak ada di jawa ya…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s