Belajar E-Filling SPT Pajak

Sebelum tahun 2019, kalau saya mengisi Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) pajak, biasanya secara manual. Mengisi formulir dengan tulisan tangan. Kemudian diserahkan ke perusahaan. Beberapa waktu kemudian saya akan menerima bukti pelaporan SPT dalam bentuk lembar warna kuning.

Tahun 2019 ini saya belajar mengisi SPT atau e-filling secara online. Belajar dari dua teman kerja yang sudah sukses mengisi e-filling dan menerima bukti pelaporannya.

Bayangan saya mengisi secara online akan lebih mudah dan cepat daripada secara manual. Ternyata nggak semudah yang saya pikirkan. Tidak hanya punya NPWP saja. Tapi juga harus punya E-FIN atau Electronic Filling Identification Number. E-FIN ini yang digunakan saat login ke laman DJP Online.

Nah, untuk mendapatkan E-FIN kita harus datang ke kantor pelayanan pajak. Juga harus punya NPWP dan bawa fotocopy KTP. Setelah mengisi formulir kita akan mendapatkan E-FIN.

Setelah itu baru kita pilih dan isi tahap demi tahap di komputer. Untuk memilih dan mengisi data yang 18 tahap itu siapkan juga Kartu Keluarga dan Bukti Pemotongan PPH pasal 21 bagi wajib pajak yang statusnya pegawai atau karyawan.

Pada saat pengisian inilah problem muncul. Karena pengisian secara online, maka lancarnya akses internet sangat diperlukan. Saya sempat mengalami kesulitan karena sinyal internet di camp naik turun. Mengisi NPWP pemotong dan tanggal pemotongan lancar tapi nama perusahaan pemotong nggak muncul. Saya ulangi lagi sampai 5 kali. Khawatir salah input datanya. Ternyata masih sama hasilnya. Nama perusahaan kok nggak ada.

Sampai saya panggil teman kerja yang pernah mengisi e-filling. Dia bilang langkah-langkahnya sudah betul, dan harusnya nama perusahaan otomatis muncul. Mengisi formulir diulang lagi. Masih sama juga. Belum muncul nama perusahaannya. Akhirnya baru tahu kalau penyebabnya bukan karena salah pengisian tapi kondisi jaringan internetnya yang nggak stabil.

Saya coba lagi akhirnya di malam hari, karena sampai jam setengah lima sore belum bisa juga proses pelaporan onlinenya. Mungkin karena siang dan sore hari banyak yang akses internet, jadi agak lemot untuk proses pengisian data online.

Jam delapan malam, setelah makan malam, saya ulangi lagi prosesnya. Dari awal mengetik lagi sampai langkah ke-18. Alhamdulillah, berhasil. Dan SPT Pajak tahun 2018 pun dikirimkan langsung lewat email. Malam itu juga.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s