Pengalaman Pertama Naik Kereta Joglosemarkerto

Dua anak lelaki saya, Andra dan Nabil belum pernah naik kereta api. Umurnya 14 tahun dan 12 tahun. Mereka lahir di Pontianak. Meski pernah diajak ke Yogyakarta dan Semarang, namun sekali pun belum pernah merasakan naik kereta.

Pernah ada kejadian lucu. Waktu di Semarang kami sekeluarga menginap di rumah opa dan opanya. Di jalan Sadewa Utara kelurahan Pendrikan. Hanya berjarak 100 meter dari rel kereta api. Saking inginnya lihat kereta api, setiap kali ada suara kereta api akan lewat, mereka buru-buru berlari ke luar rumah. Berdiri di depan pagar menunggu kereta datang. 🙂

Keinginan naik kereta itu akhirnya terpenuhi. Waktu habis lebaran bulan Juni lalu. Kami berempat dari Jogja naik kereta Joglosemarkerto ke Semarang. Karena tiket kereta yang berangkat pagi habis, saya beli tiket kereta yang berangkatnya malam. Jam delapan dari stasiun Tugu berangkatnya.

Sampai di stasiun Tugu waktunya mepet dengan jadwal kereta berangkat. Setelah print tiket dan diperiksa petugas, buru-buru kami naik kereta. Dan ternyata salah masuk gerbong. Yang seharusnya di gerbong eksekutif malah masuk ke gerbong ekonomi. Mau keluar gerbong takut keretanya sudah jalan. Akhirnyamenyusuri gerbong ekonomi. Sampai ketemu gerbong eksekutif.

Meski sudah merasakan naik kereta api, satu hal yang Andra dan Nabil masih penasaran. Ingin naik kereta yang berangkatnya pagi atau siang hari. Supaya bisa lihat pemandangan. 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s