Kalau Udah Rezeki Nggak Akan Tertukar

Tanggal 1 Oktober lalu saya antar tamu dari camp ke Nanga Pinoh. Berangkat dari camp jam setengah enam pagi. Cuaca waktu itu hujan. Ada lima tamu. Dua dari Jakarta dan tiga dari Pontianak. Dua orang dari camp ikut juga. Ada dua mobil yang digunakan dengan driver dari camp.

Hampir di sepanjang jalan cuaca hujan. Ketika mobil sampai di daerah Kebebu, mobil yang saya tumpangi pecah ban sebelah kanan belakang. Mobil pun berjalan pelan mencari lokasi yang datar untuk ganti ban. Akhirnya mobil berhenti tepat di depan rumah yang bagian depannya dijadikan lapak. Kami semua turun dari mobil dan berteduh di depan rumah.

Ada satu orang ibu dan anaknya yang waktu itu ada di situ. Dia mempersilahkan kami duduk di bangku panjang yang terbuat dari kayu. Ibu itu mengelap bagian bangku yang basah. Dua orang driver masih sibuk mengganti ban yang pecah. Cuaca masih hujan. Untung dari camp saya bawa payung dan dipakai salah satu driver.

Ketika menunggu itulah, kami ngobrol dengan ibu yang ternyata asalnya dari Karawang, Jawa Barat. Dia baru saja panen semangka dan ditaruh di atas lapak dan ditutupi terpal plastik. Musik dari flash disk khas sunda terdengar merdu. Teman dari Pontianak begitu tahu ada buah semangka langsung beli dan dihadiahkan buat dua driver. “Ini buat ongkos ganti ban”katanya. Dua karung beras berisi semangka pun berpindah ke bagasi mobil.

Semua terjadi sudah diatur Allah. Begitu kami ngobrol dalam perjalanan lanjutan ke Nanga Pinoh. Betul sekali. Menurut kita pecah ban itu kebetulan. Tapi semua sudah dalam rencana Allah untuk memberikan rezeki bagi ibu itu dan dua orang driver. Mengapa pecah bannya tidak waktu di logpond atau di Nanga Pinoh? Mengapa terjadi di daerah Kebebu dan dekat dengan rumah ibu itu? Itulah rahasia rezeki dari Allah SWT.

2 pemikiran pada “Kalau Udah Rezeki Nggak Akan Tertukar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s